Jakarta, Aktual.co — Kakek bule itu tampak sedang asyik menikmati kesejukan alam di sekitar kawasan objek wisata Danau Tambing yang terletak di Kecamatan Lore Selatan, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah.
Ditemani Panny, istrinya, Steve, wisatawan mancanegara asal Amerika berusia sekitar 80 tahun tersebut seakan-akan tidak mau beranjak dari kursi roda yang telah menemaninya selama beberapa hari.
Wisatawan mancanegara khusus datang ke Indonesia dan memilih menghabiskan waktu kunjungan wisata di Danau Tambing, salah satu dari beberapa objek wisata menarik yang terletak di dalam Kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL).
Lokasi objek wisata Danau Tambing terletak di Kabupaten Poso. Dari Kota Palu sampai ke lokasi wisata bisa menggunakan kendaraan sepeda motor dan mobil.
Jaraknya sekitar 98 kilometer dan lokasinya dipinggir jalan provinsi Palu-Napu. Jadi pengunjung tidak perlu jalan kaki karena lokasinya di pinggir jalan raya.
Dari Ibu Kota Provinsi Sulteng, pengunjung bisa menggunakan kendaraan ojek atau angkutan umum. Kalau naik ojek biayanya pergi pulang Rp150 ribu.
Tetapi kalau menggunakan angkutan umum sekali perjalan hanya Rp50 ribu/orang berarti pergi pulang (pp) sebesar Rp100 ribu/orang.
Sumber devisa Peneliti dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup Dr M Fauzi Sutopo mengatakan objek wisata Danau Tambing di Sulawesi Tengah indah dan sangat menarik untuk dikunjungi wisatawan mancanegara.
“Saya baru lihat dan sangat kagum. Jika dikelola dengan baik dipastikan mendatangkan devisa yang besar bagi daerah dan negara,” katanya di sela-sela kunjungan ke Danau Tambing, beberapa hari lalu.
Danau Tambing dengan luas sekitar enam hektare itu terletak pada ketinggian sekitar 1.700 mdpl dan dapat dijangkau dengan kendaraan sepeda motor dan mobil.
Objek wisata itu juga sangat cocok untuk wisata penelitian dan pengamatan burung. Selain itu, para wisatawan juga bisa memancing berbagai jenis ikan yang hidup dan berkembang di danau.
“Rasanya mau tinggal beberapa hari di sini, sebab udaranya sangat segar dan pemandangan luar biasa,” ujar Fauzi yang khusus datang ke Palu untuk melakukan evaluasi dan penelitian jasa ekosistim, keindahan alam, penyerapan karbon dan pemanfaatan air di dalam Kawasan Taman Nasional.
Menurut dia, para wisatawan mancanegara pasti sangat suka berkunjung ke objek wisata ini, sebab ada banyak hal menarik yang bisa dinikmati para pengunjung.
Salah satu keunggulan dan keunikan dari Danau Tambing dan alam sekitarnya adalah mengamati dan mendengar suara burung yang indah dan menakjubkan.
“Saya mendapat informasi bahwa di sekitar 30 persen dari 263 jenis burung di Pulau Sulawesi ada di Danau Tambing,” tuturnya.
Mendengarkan kicauan berbagai jenis burung di Danau Tambing merupakan kenikmatan tersendiri dan belum pernah ada yang sama di daerah lain, termasuk di dunia.
“Objek wisata seperti ini benar-benar hanya ada di TNLL,” ucap Fauzi.
Jumlahnya cukup besar dan kebanyakan adalah burung endemik. “Dan ini yang banyak dicari oleh para wisatawan mancanegara,” ujar dia.
Ia mengatakan jika lokasi objek wisata ini dikelolah dengan baik dengan melengkapi sarana dan prasarana memadai, niscaya akan menghasilkan devisa besar bagi daerah maupun negara.

()