Jakarta, Aktual.com – PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) bakal menggelontorkan dana besar di tahun ini untuk belanja modal (capitak expenditure/capex). Dana yang dianggarkan perseroan mencapai Rp400 miliar.

“Dana tersebut dialokasikan untuk digunakan sebagau ekspansi usaha yakni peremajaan peralatan. Ditambah juga kami akan memperkuat sektor IT,” ungkap Direktur Utama MSKY, Hari Susanto usai RUPST di Jakarta, Selasa (26/6).

Selain peremajaan peralatan yang menjadi fokus perseroan, kata dia, pengembangan masalah IT juga menjadi sangat urgent untuk bisa memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan.

“Karena ada perkembangan teknologi dan pertumbuhan pelanggan itu, jadi kami juga akan tambah investasi di IT,” tandas dia.

Dengan ekspansi tersebut, perusahaan berharap bisa mengantongi pertumbuhan pendapatan sebesar 10% ketimbang tahun lalu. Apalagi perusahaan masih akan melakukan penetrasi untuk mengejar pertumbuhan pelanggan.

“Pada dasarnya kami mencoba ekspansi di seluruh Indonesia karena kami gunakan satelit yang sangat fleksibel. Dimanapun bisa ditangkap, jadi kami targetkan pertumbuhan 10% di tahun ini,” dia menegaskan.

Lebih lanjut dia menegaskan, di RUPST itu juga disetujui beberapa agenda, salah satunya adalah penyegaran direksi. Hari menjelaskan, perseroan menerima pengunduran diri Parjan Rustam Lo selaku Direktur Perseroan. Ketetapan tersebut, berlaku efektif terhitung sejak ditutupnya rapat.

“Kita sedang mencari untuk penggantinya, tapi posisi kami masih lengkap. Ada bantuan yang bersifat dari grup untuk tangani posisi yang ditinggalkan,” kata dia.

Selain itu rapat juga mengesahkan Laporan Tahunan 2017 serta Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris mengenai jalannya perusahaan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2017.

Dengan demikian, maka susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Hary Tanoesoedibjo
Komisaris: Posma Lumban Tobing
Komisaris Independen: Hery Kusnanto
Komisaris Independen: Ahmad Rofiq

Direksi

Direktur Utama: Hari Susanto
Direktur: Herman Kusno
Direktur: Salvona Tumonggor Situmeang
Direktur: Budiman Hartanu
Direktur: Dhini Widiastuti
Direktur Independen: Ruby.

()