Jakarta, aktual.com – Politikus Partai Demokrat Ramadhan Pohan membantah jika dirinya ditangkap oleh pihak kepolisian Polda Sumut terkait laporan dugaan kasus penipuan.

“Insya Allah saya sehat dan ngga benar info penangkapan itu. Ini ada donatur minta ganti rugi kalah Pilkada (2015) saya. Dia kasihnya ke orang, padahal saya ngga perintah utang, juga ngga terima uang sepeserpun,” kata Ramadhan, Rabu (20/7).

Selain itu, lanjut dia, tak ada perjanjian utang piutang antara dirinya dengan orang lain.

“Orang melapor, haknya. Saya dalam posisi membantah dan minta bukti-bukti. Sudah saya sampaikan dalam pemeriksaan polisi lalu,” ucapnya.

Dirinya juga tidak merasa dijemput paksa oleh pihak kepolisian dan akan ke Polda Sumut bersama tim pengacara untuk memberikan penjelasan.

()