Jakarta, Aktual.co — Penandatanganan amandemen kontrak karya minerba adalah wujud komitmen Pemerintah untuk memenuhi salah satu amanah UU Nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara untuk melakukan renegosiasi terhadap kontrak karya dan PKP2B.

Renegosiasi telah dilaksanakan terhadap 34 KK dan 74 PKP2B, yang sampai dengan hari ini baru terdapat 24 KK dan 60 PKP2B yang telah menyepakati keseluruhan isu strategis yang meliputi luas wilayah, kelanjutan operasi pertambangan, penerimaan Negara, kewajiban pengolahan dan pemurnian, kewajiban divestasi dan kewajiban penggunaan tenaga kerja lokal, barang-barang dan jasa dalam negeri. Dari 24 KK tersebut, hari ini telah dicapai tahapan penting (milestone) yakni penandatanganan amandemen kontrak PT Vale Indonesia yang telah menyetujui semua yang dinegosiasikan termasuk enam isu stategis itu.

“UUD 1945 pasal 33 mengamanatkan bahwa yang berada dalam bumi Indonesia dikuasai negara dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Fungsi negara memastikan apa yang jadi amanat dasar UU 1945 bisa diimplementasikan dengan baik. Sejauh ini baru satu yang menyelesaikan amandemen KK yaitu PT Vale,” kata Plt. Menteri ESDM Chairul Tanjung (CT) di Kementeriannya, Jakarta, Jumat (17/10).

Selain itu, CT juga mengapresiasi kinerja PT Vale yang telah menjadi satu-satunya perusahaan terdepan yang mengamandemen KK-nya dari 24 Perusahaan yang ada. CT berharap 23 perusahaan lainnya dapat segera menyelesaikan hal tersebut di era pemerintahan baru mendatang.

“Vale jadi yang pertama dan satu-satunya yang bisa mengamandemen KK. Kita harapkan semuanya yang belum selesai, yakni sebanyak 23 perusahaan bisa selesai diamandemen di pemerintahan baru,” ucapnya.

Sebagai informasi, dengan telah ditandatanganinya amandemen kontrak dengan PT Vale Indonesia tersebut, maka manfaat yang akan diperoleh Negara antara lain meliputi, komitmen total investasi sebesar kurang lebih USD4 miliar di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi tenggara, Peningkatan tarif royalti nickel matte dari semula 0,9 persen menjadi 2 persen atau apabila rata-rata LME Nickel Official Seattlement Price sama atau lebih besar dari USD21.000.00/MT pada bulan sebelumnya, maka tarif royalti nickel matte akan ditingkatkan menjadi 3 persen.

Selain itu, manfaat lain yang akan diperoleh Negara adalah divestasi sampai dengan sebesar 40 persen kepada peserta Indonesia serta luas wilayah yang semula 190.509 Ha diciutkan menjadi 118.435 Ha sehingga menambah wilayah pencadangan Negara.

()

(Eka)