(kiri) Direktur Enterprise & Business Sevice Telkom Muhammad Awaluddin - Direktur Keuangan Kimia Farma Farida Astuti - EGM Divisi Enterprise Service Siti Choiriana - Direktur Utama Kimia Farma Rusdi Rosman usai penandatanganan kerjasama Implementasi dan Managed Service ERP di Jakarta.
(kiri) Direktur Enterprise & Business Sevice Telkom Muhammad Awaluddin - Direktur Keuangan Kimia Farma Farida Astuti - EGM Divisi Enterprise Service Siti Choiriana - Direktur Utama Kimia Farma Rusdi Rosman usai penandatanganan kerjasama Implementasi dan Managed Service ERP di Jakarta.

Jakarta, Aktual.com — Telkom-Kimia Farma beberapa waktu lalu melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama terkait Pekerjaan Implementasi dan Managed Service Enterprise Resource Planning (ERP) di Hotel Borobudur Jakarta.

Penandatanganan kerjasama antar kedua BUMN tersebut disaksikan oleh Direktur Enterprise & Business Service Telkom Muhammad Awaluddin serta Direktur Utama Kimia Farma Rusdi Rosman.

Direktur Enterprise & Business Service Telkom Muhammad Awaluddin menyampaikan implementasi ERP Kimia Farma akan sesuai target Go Live 1 Oktober 2016.

“Telkom Group sebagai BUMN provider telekomunikasi di Indonesia yakin bahwa dengan pengembangan layanan ERP ini akan mendukung visi Kimia Farma untuk menjadi korporasi bidang kesehatan terintegrasi dan mampu menghasilkan pertumbuhan nilai yang berkesinambungan melalui konfigurasi dan koordinasi bisnis yang sinergis,” ujar Awaluddin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (19/2).

Sementara Direktur Utama Kimia Farma Rusdi Rosman berharap dengan adanya ERP ini dapat meningkatkan performansi operasional maupun finansial Kimia Farma serta dapat meningkatkan pelayanan kepada member Kimia Farma.

“Solusi ERP ini diharapkan mampu menjadi aplikasi yang terintegrasi agar dapat melakukan fungsi kontrol dan monitoring serta dapat mengkonsolidasikan laporan keuangan dari setiap anak perusahaan,” ujar Rusdi Rosman.

Menurut Awaludin, sinergi BUMN ini diharapkan mampu menjadikan Kimia Farma dan Telkom Group bersama-sama menjadi Bigger (Sales & Market Size), Broader (Business Scope) dan Better (Service Quality), yang tentunya akan turut mendukung pemerintah membangun industri perekonomian Indonesia.

Untuk diketahui, lingkup sinergi implementasi dan managed service ERP Kimia Farma meliputi pengadaan Lisensi, pengadaan Hardware/Servicer, Pengadaan Jasa Implementasi ERP, serta pengadaan jasa managed service. Hal ini untuk menunjang kegiatan usaha yang mampu menciptakan nilai tambah dan mendukung kegiatan operasional dan bisnis secara efektif dan efisien.

Turut hadir pada acara ini jajaran Direksi Kimia Farma Group, Presiden Direktur TelkomSigma Judi Achmadi dan GM Healthcare & Welfare Services Divisi Enterprise Service Telkom Rendro Kasworo.

Artikel ini ditulis oleh:

Editor: Eka