Jakarta, Aktual.com – Ramlan Sibuta-butar merupakan pelaku perampokan sadis Pulomas, yang tewas ketika diciduk polisi di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (28/12) kemarin.

Pengejaran polisi terhadap pelaku perampokan sadis di Pulomas, Jakarta Timur itu pun membuahkan hasil. Tiga pelaku berhasil diciduk diantaranya Ramlan, yang tinggal di Kampung Rawa Roko gang Kalong RT 8/2, Bojong Rawalumbu, Kota Bekasi.

Penangkapan Ramlan dan kawan-kawan itu pun sempat membuat geger warga sekitar. Sebab, ketika Ramlan dan kawan-kawan hendak disergap oleh tim kepolisian warga sempat mendengar jeritan ‘ampun’ dari pelaku pembunuhan sadis itu.

“Suara minta ampun terdengar agak samar-samar saat polisi terlihat menggiring satu pelaku ke sebuah mobil Avanza warna hitam usai proses penggerebekan di rumah kontrakan yang dihuni oleh salah satu pelaku bernama Ramlan Sibutar-butar,” kata Sumi 41 tahun, warga sekitar, Rabu (28/12).

Ketika kepolisian mendatangi rumah kontrakan yang dihuni Ramlan, Sumi mengaku diperintahkan masuk ke dalam rumahnya. Namun demikian, dia mengaku penasaran untuk melihat proses penangkapan para pelaku itu dari balik jendela rumahnya.

“Kami masih bisa lihat dari jendela, dan melihat dua pelaku dibawa masuk ke mobil. Sedangkan, satu pelaku lainnya dibawa ke mobil Avanza hitam sambil terus berteriak ampun kepada polisi yang menggiringnya ke mobil tersebut.”

Sumi pun mengaku tak hanya dirinya yang mendengar letupan senjata api. Dia mengaku mendengar hingga sekitar 10 kali lebih polisi menembakan senjatanya. “Jadi tak Cuma teriakan minta ampun pelaku, kami juga dengar ada lebih dari 10 kali suara tembakan.”

(Wisnu)