Jakarta, Aktual.com – Maraknya orang gila dadakan yang menyerang tokoh ulama membuat masyarakat geram dan tidak nyaman. Menanggapi hal tersebut Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengatakan bahwa orang yang mengalami gangguan jiwa tidak bisa disuruh melakukan penyerangan karena orang tersebut memiliki halusinasi tersendiri.

“Oh, nggak (didoktrin untuk menyerang), nggak. Mereka punya halusinasi sendiri,” katanya saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/2)

“Tapi jadi begini kalau kita stres, kita keluar halusinasi sendiri. Halusinasi-halusinasi itu tergantung. Jadi tidak bisa disetir, nggak ada. Macam-macam sih, ya. Karena tergantung orangnya. Tergantung apa yang dialami pikirannya,” tambahnya.

Dikatakan Nila bahwa orang yang mengalami hal tersebut harus segera diobati karena halusinasi serupa bisa terulang lagi. “Itu harus diobati karena dia terus terhalusinasi,” imbuhnya.

Dan untuk orang-orang yang mengalami gangguan jiwa tersebut, kata Nila bisa berawal dari stres yang bisa berkembang hingga menyebabkan depresi.

“Misalnya diam sampai benar-benar dia menjadi skizo. Kami tentu mengharapkan deteksi dini itu sebelum dia jatuh sampai seperti itu harus terus diobati.” paparnya.

(Andy AbdulHamid)