Jakarta, Aktual.co — Mantan Sekjen DPP PPP Muhammad Romahurmuziy terpilih sebagai Ketua Umum DPP PPP periode 2014-2019 secara aklamasi pada Muktamar VIII PPP di Surabaya, Kamis (16/10).
Romahurmuziy terpilih sebagai ketua umum setelah sebelumnya, sebagian besar dari tujuh zona PPP mengusulkan agar PPP mendatang dipimpin oleh generasi muda.
Bahkan ada zona yang secara terus terang menyebutkan nama Romahurmuziy agar ditetapkan sebagai ketua umum secara aklamasi.
Setelah terpilih, Romy menyatakan siap membangun PPP menjadi partai besar dan kalau mungkin menjadi pemenang pemilu.
“PPP sudah tiga kali gagal dalam pemilu legislatif dan saat ini menjadi partai kecil,” katanya dalam sambutaan setelah terpilih sebagai Ketua Umum DPP PPP periode 2014-2019 pada muktamar VIII PPP di Surabaya, Kamis.
Menurut Romy, panggilan Muhammad Romahurmuziy, PPP adalah partai politik yang lahir pada awal era Orde Baru dan selama era tersebut PPP selalu berada dalam posisi tiga besar.
Namun, setelah era reformasi, posisi PPP terus merosot dan saat ini berada di posisi kesembilan dari 10 partai politik di DPR RI.
Mantan Sekretaris Jenderal DPP PPP itu menegaskan bahwa PPP ke depan harus diperbaiki untuk menjadi partai besar kembali.
“Untuk membangun PPP, harus dibangun dengan kebersamaan kader,” katanya.
Romy menegaskan, PPP ke depan harus dikelola dengan manajemen yang didasarkan oleh lima akhlakul karimah dari para sahabat Nabi Muhammad SAW.
Ketua Komisi IV DPR RI periode 2009-2014 ini menyadari tantangan PPP ke depan tidak ringan sehingga harus dikelola secara maksimal dan cerdas.
Hal-hal yang sudah baik di PPP akan diperbaiki, sedangkan hal-hal yang masih kurang baik akan diperbaiki.
Setelah menyampaikan sambutan, para peserta muktamar segera mengumandangkan shalawat nabi sebagai ucapan syukur atas terpilihnya Romy.

()