“Untuk Desa Purwosari mendapat bantuan 30 tangki air dari pihak swasta, sedangkan untuk desa-desa lainnya, saat ini masih dalam tahap pendataan oleh taruna siaga bencana (tagana),” katanya.

Sampai saat ini, pihaknya belum mendapat kepastian alokasi bantuan air bersih dari Dinsos DIY. Secara keseluruhan, DIY sudah disediakan 750 tangki. Namun, berdasarkan pengalaman sebelumnya, Kulon Progo mendapat bantuan 350 tangki.

“Bantuan juga datang dari swasta yang bekerja sama dengan Dinsos P3A Kulon Progo. Kalau ditotal mencapai 500 tangki,” katanya.

Komandan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kulon Progo Miskijo mengatakan ada sekitar 23 desa di delapan kecamatan. Hal ini berdasarkan hasil pendampingan pihaknya beberapa waktu lalu.

Wilayah-wilayah tersebut, yakni Kecamatan Kalibawang (4 desa), Nanggulan (2), Girimulyo (4), Sentolo (3), Kokap (5), Pengasih (2), Panjatan (1), dan Samigaluh (6).

“Yang baru Kecamatan Samigaluh, Kokap dan Girimulyo yang mengajukan bantuan air bersih,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh: