Proses pemakaman pasien PDP Corona di Jayapura

Jayapura, aktual.com – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polda Papua dan Polresta Jayapura membantu proses pemakaman jenazah pasien dalam pengawasan (PDP)  COVID-19 di Kota Jayapura, Minggu [05/4].

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan pemakaman itu dilakukan di TPU Buper Waena, Distrik Heram, Kota Jaypura pada Minggu pagi sekitar pukul 10.30 WIT.

“Selama perjalanAN dari rumah sakit menuju ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Buper Waena dilakukan pengawalan oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polda Papua dan Polresta Jayapura Kota,” katanya.

Kegiatan pemakaman itu , kata dia, dipimpin oleh Kepala Rumah Sakit Tingkat II Marthen Indey Kolonel CKM dr Budi, SpKJ dan juru bicara COVID-19 Provinsi Papua dr Silvanus Sumule ,Sp.OG bersama tim URC COVID-19 Polda dan Polresta Jayapura Kota yang dipimpin Iptu irwan serta Kapolsek Heram Iptu Alfrit B Nadek.

“Pemakaman berjalan aman dan lancar,” kata Kamal.

Sementara itu, Silwanus Sumule mengatakan, jenazah tersebut telah dimakamkan sesuai standar protokol penanganan jenazah pasien COVID-19.

“Tim medis telah bekerja keras untuk kesembuhan pasien, namun masih kalah dari ganasnya virus corona baru atau COVID-19 ini. Kami akan terus berjuang untuk memenangkan peperangan dalam penyakit virus ini,” ujarnya.

Ia meyakini, dengan dukungan seluruh rakyat Papua yang mengikuti seluruh anjuran pemerintah, maka pertarungan melawan wabah ini akan segera dimenangkan.

“Karena kami didukung oleh rakyat sebagai garda terdepan, petugas kesehatan di pertahanan terakhir dan Tuhan Allah sebagai tabib,” katanya.

Untuk itu, Silwanus mengajak semua pihak agar tetap bersatu padu, mematuhi instruksi pemerintah, senantiasa menjaga kesehatan dengan meningkatkan imun tubuh serta mencegah penularan.

“Jika ada keluhan kesehatan hubungi kami di hotline 1500671 atau Posko Ops Aman Nusa Matoa II-2020 Polda Papua 0967-5162555, 08114900555,” katanya.

“Pasien tersebut sudah melalui pemeriksaan rapid test dan dinyatakan positif. Namun pemeriksaan dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) atau swab test baru akan diumumkan hari ini, namun pasien meninggal dunia.

Pasien berusia 70 tahun itu memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta, wilayah terjangkit dan terjadi transmisi lokal wabah COVID-19,” ujarnya.

(Eko Priyanto)