Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Liliyana Natsir (kedua kiri) dan Tontowi Ahmad (kiri) meluapkan kegembiraan setelah mengalahkan ganda campuran China Zheng Siwei dan Chen Qingchen pada final BCA Indonesia Open 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Minggu (18/6). Tontowi dan Liliyana keluar sebagai juara ganda campuran BCA Indonesia Open 2017 setelah menang 22-20 21-15 atas Zheng Siwei dan Chen Qingchen.

Kudus, Aktual.com – Pebulu tangkis ganda campuran Tontowi Ahmad (Owi), mengungkapkan ia sampai dikontak langsung oleh pesaing dari Denmark tentang rencana pensiun pasangannya, Liliyana Natsir (Butet).

“Berita Butet mundur sudah sampai Denmark, saya sampai dikontak oleh pebulu tangkis sana soal itu,” kata Owi di Kudus, Jawa Tengah, Kamis (6/9).

Owi tak menyebutkan siapa pebulu tangkis Denmark yang menghubunginya, namun jika dilihat dari peringkat BWF saat ini, pasangan ganda campuran Denmark yang berada di urutan tertinggi adalah Mathias Christiansen dan Christinna Pedersen yang saat ini menempati posisi kelima.

Sementara ganda campuran lain asal Denmark Niclas Nohr dan Sara Tygesen hanya menempati urutan ke-15 BWF.

“Mereka mungkin senang Butet mundur. Mungkin dianggap berbahaya,” kata Tontowi.

Pasangan Owi/Butet saat ini menempati peringkat ketiga BWF, di bawah dua pasangan ganda campuran China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong dan Wang Yilyu/Huang Dongping.

Owi mengaku secara pribadi masih ingin berpasangan dengan Butet, namun jika keputusan rekannya itu sudah bulat, ia hanya bisa mendukung.

“Maunya sih masih sama Butet. Tapi, ya kondisi sudah gak memungkinkan mau apa lagi,” ujarnya.

Kini Owi akan berpasrah pada pelatih ganda campuran pelatnas, Ricky Mainaky dan Vita Marissa, soal dengan siapa ia akan berpasangan di masa mendatang selepas Butet pensiun.

“Sekarang saya percayakan sama Kang Richard, dulu saya dipasangkan dengan Butet atas pilihan Kang Richard dan hasilnya bagus,” pungkasnya.

Pasangan Owi/Butet memang salah satu ganda campuran sarat prestasi di dunia, mereka telah memenangi medali emas Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil serta Kejuaraan Dunia 2013 dan 2017.

Sayangnya, turnamen bergengsi pamungkas keduanya sebagai pasangan ganda campuran, Asian Games 2018, hanya berakhir dengan medali perunggu.

 

Ant.

()