Jakarta, Aktual.com — Sektor tunggal putra Pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) membidik babak utama berbagai turnamen tingkat ‘super series’ hingga April 2016 demi bertanding pada Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2016.

“Ihsan, Jonatan, dan Anthony harus melalui babak kualifikasi jika ikut turnamen super series. Mereka harus menambah stamina sekitar 20 persen lagi karena akan hadapi lawan berat dan bermain rubber game,” kata pelatih tunggal putra pelatnas PBSI Hendry Saputra di Penang Malaysia, seperti dilansir Tim Humas dan Media Sosial PBSI dalam situs resmi mereka, Rabu (20/01).

Ihsan Maulana Mustofa, Jonatan Christie, dan Anthony Sinisuka Ginting merupakan atlet-atlet muda tunggal putra yang telah menunjukkan sejumlah prestasi sepanjang 2015 seperti Piala Sudirman dan SEA Games.

Hendry mengatakan anak-anak asuhnya siap turun sebagai bagian dari tim untuk turnamen beregu 2016 yaitu Piala Thomas.

“Mereka juga perlu meningkatkan teknik permainan dengan tetap bermain lebih aman. Artinya, mereka bukan hanya perlu menghindari kesalahan-kesalahan sendiri, tapi juga lebih ulet saat bertanding,” kata Hendry.

Pelatnas PBSI, menurut Hendry, telah menyiapkan jadwal turnamen yang akan diikuti tiga atlet tunggal putra itu meliputi turnamen ‘super series’, ‘grand prix gold’, bahkan ‘international challenge’.

“Mental bermain mereka sudah bagus karena mereka mampu mengalahkan para pemain unggulan. Sejak saya melatih mereka pada Oktober 2014, mereka menempati peringkat 200an. Pada awal 2016 ini, mereka sudah masuk peringkat 35 besar dunia,” katanya.

Selain tiga atlet tunggal putra itu, Hendry mengatakan atlet-atlet tunggal putra seperti Firman Abdul Kholik dan Muhammad Bayu Pangisthu akan menjadi pemain lapis kedua yang bertanding pada laga utama grand prix gold dan grand prix.

Sementara itu, Enzi Shafira, Krisna Adi Nugraha, Panji Ahmad Maulana, Reksy Aureza Megananda, dan Vego Vio Nirwanda akan diproyeksikan pada turnamen-turnamen tingkat ‘international challenge’.

(Antara)

()