Jakarta, Aktual.com –Turki memanggil duta besar Swedia untuk mengecam keras pertemuan antara pejabat tinggi Swedia dan pemimpin teroris YPG/PKK, menurut sumber diplomatik.

Kementerian Luar Negeri Turki memanggil Duta Besar Staffan Herrstrom untuk mengecam acara konferensi video antara Menteri Pertahanan Swedia Peter Hultqvist dan pemimpin kelompok teroris YPG/PKK Ferhat Abdi Sahin serta pertemuan antara Menteri Luar Negeri Swedia Ann Linde dan Sahin, kata sumber tersebut.

Pejabat Kemlu Turki memberitahu Herrstrom tentang ketidaknyamanan negara itu karena Swedia telah meningkatkan hubungannya dengan kelompok teroris itu.

Otoritas Turki menggarisbawahi bahwa tokoh-tokoh yang berbicara dengan Hultqvist dan Linde adalah anggota PKK, yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Uni Eropa (UE).

Turki memperingatkan Herrstrom bahwa kelompok teroris berbahaya itu tak hanya menargetkan keamanan Turki tapi juga integritas teritorial Suriah.

Pihak Turki juga mengatakan YPG/PKK secara terbuka telah melanggar hukum internasional dan dapat menyebabkan kerusakan serius pada hubungan Turki-Swedia.

Selama pertemuan tersebut, Ankara mendesak otoritas Swedia untuk tidak mendukung organisasi teroris, dan sebaliknya berjuang untuk mendukung persatuan, integritas teritorial, dan stabilitas Suriah, ujar sumber tersebut.

Turki juga menyampaikan secara tegas akan melawan PKK.

Langkah tersebut dilakukan setelah Hultqvist berbicara dengan Sahin, kepala YPG di Suriah, yang juga menggunakan singkatan SDF, dan menyatakan dukungannya untuk kelompok teror tersebut.

Rekaman pertemuan tersebut dirilis di website yang dekat dengan organisasi teroris.

Dalam lebih dari 35 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK – yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS, dan UE – bertanggung jawab atas kematian setidaknya 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi.

(Arie Saputra)