Suasana Halal Bi Halal dan Doa Bersama Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) DKI Jakarta di Ma'had Zawiyah Arraudhah, di Jalan Tebet Barat VIII, Jakarta Selatan, Minggu (30/6/2019). Acara dihadiri oleh ikhwah thariqah serta seluruh santri Ma'had Zawiyah Arraudhah ini secara khusus dihadiri oleh Mudir Aam JATMAN, KH. Wahfiudin Sakam Bahrum, Mudir Idarah Wustha JATMAN DKI Jakarta KH. Muhammad Danial Nafis dan Mursyid Syadziliyah Darqawiyah, Syaikh Husein Assadzily Addarqawi serta para Masyayikh dan Mursyid serta Muqaddam Thariqah lainnya. AKTUAL/Ahmad Warnoto

Jakarta, aktual.com – Thariqah merupakan sebuah sistem latihan meditasi maupun amalan-amalan yang dihubungkan dengan sederet guru sufi. Thariqah juga berarti organisasi yang tumbuh seputar metode sufi yang khas.

Pada masa permulaan, setiap guru sufi dikelilingi lingkaran murid mereka dan beberapa dari murid ini kelak akan menjadi guru pula.

Seorang pengikut Thariqah akan memperoleh kemajuan melalui sederet amalan-amalan berdasarkan tingkat yang dilalui oleh semua pengikut thariqah yang sama. Dari pengikut biasa (mansub) menjadi murid selanjutnya pembantu syaikh (Khalifah-nya) dan akhirnya menjadi guru yang mandiri (Mursyid).

Ada juga yang mengatakan bahwa thariqah adalah suatu kelompok organisasi yang melakukan amalan-amalan zikir tertentu, dan menyampaikan suatu sumpah atau baiat yang formulanya telah ditentukan oleh pimpinan organisasi thariqah tersebut.

Dari unsur-unsur tersebut, salah satu yang sangat penting bagi sebuah thariqah adalah silsilah atau sanad. Silsilah itu bagaikan kartu nama dan legitimasi sebuah thariqah, yang akan menjadi tolak ukur sebuah thariqah itu mu’tabarah (dianggap sah) atau tidak.

Silsilah thariqah adalah “Nisbah”, hubungan guru terdahulu sambung-menyambung antara satu sama lain sampai kepada Nabi Muhammad Saw. Hal ini harus ada sebab bimbingan keruhanian yang diambil dari guru-guru itu harus benar-benar berasal dari Nabi Muhammad Saw. kalau tidak demikian halnya berarti thariqah itu terputus dan palsu, bukan warisan dari Nabi Muhammad Saw.

Oleh karena itu, anggota sebuah thariqah akan sangat menganggap penting sebuah silsilah karena silsilah thariqah berperan sebagai sarana untuk menerangkan bahwa thariqah itu dianggap sah atau tidak, bahwa dasar-dasar ajaran thariqah dan pengamalan-pengamalan thariqah yang mereka ajarkan itu berasal dari Nabi Muhammad Saw atau bukan.

Waallahu a’lam

(Rizky Zulkarnain)