Jakarta, Aktual.com — Anda sebagai orang tua, tentunya ingin mempunyai atau memiliki anak dan keturunan yang berbakti terhadap orang tua. Sebagai orang tua sepatutnya seorang Muslim mendidik ‘buah hati’-nya secara baik agar menjadi anak yang saleh serta bermanfaat bagi masyarakat dan negara.

“Semua orang tua ingin dan pasti mengharapkan anak-anak yang seperti itu. Cara terbaik untuk memiliki anak yang diharapkan seperti itu hanya dengan satu cara yaitu kembali kepada metode Al Quran. Jangan salah Al Quran itu bukan hanya sekedar kitab suci umat Islam akan tetapi Al Quran itu juga bisa menjadi sebuah materi untuk mendidik anak, kesehatan dan lain-lain. Oleh karena itu Al Quran juga disebut sebagai pedoman hidup bagi umat Muslim,” kata Ustad Sulaiman Jamin S. pd kepada Aktual. com, di Jakarta, Jumat (22/1).

Ustad Sulaiman menjelaskan, bahwa pendidikan pertama yang harus diberikan kepada anak-anak Muslim yaitu mengenalkan Allah SWT (ilmu tauhid). Ketika si anak sudah mengenal Allah SWT, dapat dilanjutkan dengan cara beribadah yang benar (ilmu fiqih). Selanjutnya, ajarkan cara menjaga ibadah tersebut agar tidak sirna (tasawuf).

Jika ketiga pendidikan ini sudah ada pada diri anak, menurut ia, ketika beranjak masa remaja, anak-anak Muslim akan menjadi pribadi yang kuat. Seperti, memiliki budi pekerti yang baik, tutur kata yang lemah lembut, dan sebagainya.

Dalam surat Al Lukman tercantum cara mendidik anak serta ilmu apa pertama kali yang harus ditanamkan oleh orang tua.

1. Persoalan akidah.

Sebagaimana firman Allah SWT:

يَابُنَيَّ لاَتُشْرِكْ بِاللهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ

Artinya : “Wahai anakku jangan sekali-kali Engkau sekutukan Allah SWT.”(QS: Al-Lukman:13).

2. Rasa hormat kepada orang tua.

Sebagai mana firman Allah SWT:

وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْناً عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ

Artinya : “Dan kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada kedua orang ibu bapaknya, ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kedua ibu bapakmu, hanya kepada-Ku lah kembali. “(QS: Al-Lukman: 14).

3. Pendidikan moral.

يَا بُنَيَّ إِنَّهَا إِن تَكُ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِّنْ خَرْدَلٍ فَتَكُن فِي صَخْرَةٍ أَوْ فِي السَّمَاوَاتِ أَوْ فِي الْأَرْضِ يَأْتِ بِهَا اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ لَطِيفٌ خَبِي

Artinya : “Wahai anakku bila ada kebaikan yang kamu kerjakan, kecil (tidak nampak oleh pandangan mata yang zahir), yang kecil tersembunyi digunakan langit, di dasar Bumi yang paling dalam atau di tengah-tengah batu hitam sekalipun, Allah SWT pasti akan mengetahuinya dan pasti akan memberikan balasan yang seadil-adilnya.”(QS: Al-Lukman: 16).

4. Tatanan hidup si anak

يَا بُنَيَّ أَقِمِ الصَّلَاةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنكَرِ وَاصْبِرْ عَلَى مَا أَصَابَكَ إِنَّ ذَلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

Artinya : “Wahai anakku dirikanlah salat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar, dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan oleh Allah SWT.”(QS: Al-Lukman: 17).

“Itulah dasar agama dalam mendidik anak yang harus diaplikasikan oleh setiap orang tua sebelum memberikan berbagai disiplin ilmu lainnya. Mantapkan akidah, tanamkan rasa hormat kepada orang tua, ajarkan akhlak dan tingkah laku yang baik, kemudian berikan tatanan hidup yang sesuai dengan Islam,” katanya lagi.

“Jika metode pendidikan ini sudah menjadi prioritas orang tua sekarang dalam mendidik anak, Insya Allah anak-anak kita nantinya akan tumbuh sebagai remaja yang taat kepada Allah SWT, patuh kepada orangtua , dan jauh dari tingkah laku yang tercela,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh: