Jakarta, aktual.com – Komite Pemilihan PSSI telah menutup pendaftaran calon ketua umum, wakil ketua umum, dan komite eksekutif (Exco) pada 3 Oktober 2019. Ketua Komite Pemilihan PSSI, Syarif Bastaman, mengumumkan nama-nama calon yang lolos verifikasi. Diantara nama-nama tersebut muncul satu nama yang akhir-akhir ini mencuat yaitu Vijaya Fitriyasa.

Pria yang merupakan pengusaha bidang minyak dan gas (migas) tersebut sebelumnya telah memiliki klub yang tercatat sebagai anggota Asprov PSSI DKI Jakarta. Klub tersebut bernama Jakarta United Football Club (JUFC) yang pada 2018 berlaga di Liga 3 Indonesia zona DKI dan juara 1.

Secara legal, Vijaya kini telah mengakusisi 70 persen dari total saham di perusahaan Persis Solo, yakni PT Persis Solo Saestu (PSS). Sebanyak 20 persen saham milik Sigid Haryo Wibisono, dan 10 persen lainnya milik klub yang menjadi anggota Persis. Bukti keseriusan Vijaya untuk mengelola Persis Solo, adalah siap menggelontorkan dana yang cukup besar, yakni Rp60 Miliar, dengan target promosi ke Liga 1.

Secara terang-terangan Vijaya memiliki mimpi untuk menjadi Ketua Umum PSSI. “Saya ingin mengembalikan kepercayaan publik terhadap PSSI. PSSI harus dikelola secara profesional, sesuai tuntutan sebagai industri dan entitas bisnis,” ujar Vijaya melalui siaran persnya di Jakarta, Selasa (8/10).

Dengan memiliki mimpi tersebut, Vijaya juga menginginkan PSSI memiliki badan audit internal dan independen serta ia akan menggaji pengurus PSSI dengan layak agar jauh dari permainan pengaturan score, yang saat ini menjadi momok bagi kemajuan sepak bola nasional.

Ke depan sepak bola Indonesia harus maju, sepak bola harus dibangun agar mampu sejajar dengan negara-negara lain, khususnya negara Asia. “Sehingga dengan begitu, saya berkeinginan bangsa Indonesia mampu menjadi tuan rumah bagi penyelenggaraan Piala Dunia,” tegas Vijaya.

Untuk mewujudkan mimpi dan tekad itu, Vijaya mengaku sudah berkomunikasi dengan sejumlah pengusaha nasional agar mendukung klub sepak bola dan PSSI, serta berdiskusi tentang gagasan untuk memajukan persepakbolaan nasional.

Berikut profil dirinya:

Nama: Vijaya Fitriyasa
Pria kelahiran Jakarta 15 Oktober 1974 ini adalah pengusaha sukses di bidang pertambangan dan migas (energi). Sejak 2011, beliau membentuk Jakarta United yang juara 1 di Liga 3 DKI. Beliau juga mengelola Jakarta Academy Football. Tahun 2012 hingga sekarang, beliau masih menjadi Penasehat Sukabumi 28.

Karir Bisnis
1999-2001 Tabloid Agenda (pimpinan umum)
2001-2004 PT. Indoconsult, Jakarta (partner)
2004-2006 PT. Multi Kontrindo Perkasa, Jakarta (president director)
2006-2008 Global Patra International, Singapura (managing director)
2008-2012 PT. Bumi Karya Artha, Jakarta (consultant)
2010-2012 PT. Sarana Yudha Perkasa, Jakarta (consultant)
2012-2014 PT. Perth Scientific, Jakarta (consultant)
2014-2017 PT. Taruko Energy, Jakarta (director)
2016-sekarang PT. Geopetro Daya Nusa (president commisioner)
2016-sekarang PT. Bintang Samudra Timur (president commisioner)
2016-sekarang PT. Minerba Trada Utama (president commisioner)

Organisasi
2002-2004 Pusat Badan Kejuruan Mesin, Persatuan Insinyur Indonesia (pengurus)
2008-2012 Dewan Tani Indonesia (bendahara umum)
2012-2014 Asosiasi Pemasok Batubara dan Energi Indonesia (wakil sekjen)

(Zaenal Arifin)