Reklamasi merupakan metode utama Cina dalam rangka meluaskan ruang hidupnya di Indonesia. (ilustrasi/aktual.com)

Tangerang, Aktual.com – Jembatan penghubung antara kawasan Pulau Jawa dengan pulau reklamasi di Teluk Jakarta akan segera dibangun. Jembatan pertama yang menghubungkan kedua pulau ini rencananya dibangun dari wilayah Dadap, Kabupaten Tangerang menuju ke Pulau C.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang Slamet Budi Mulyanto menyampaikan, kapal-kapal tetap dapat melintasi kawasan laut yang ada di bawah jembatan, lantaran konstruksi jembatan ini akan dibangun dengan tinggi sepuluh meter di atas permukaan laut.

“Jembatan akan dibangun dengan megah dan diharapkan bisa jadi ikon baru Kabupaten Tangerang,” kata Slamet ditulis Selasa (6/9).

Akses darat yang berjarak kurang lebih 900 meter ini rencananya akan dibangun pada awal 2018. Jembatan ini sendiri dibangun berdasarkan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Keberadaan jembatan ini diklaim dapat mengurangi volume kendaraan, khususnya angkutan barang yang selama ini harus memutar dari kawasan pergudangan di Kosambi, masuk ke tol dari Bandara Soekarno-Hatta.

Di kawasan Dadap sendiri, tepatnya Jalan Raya Perancis, hampir setiap hari terlihat antrean kendaraan angkutan barang di sana yang mengarah ke sekitar bandara.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah pernah menyatakan, jika warga di sekitar ibu kota dapat menggunakan jalur alternatif dengan melintasi pulau-pulau reklamasi di Teluk Jakarta.

Hal itu dimungkinkan karena selain jembatan dari Pulau C-Dadap, juga akan dibangun jembatan penghubung Pulau G ke arah Bekasi maupun Karawang.

(Reporter: Teuku Wildan)

(Eka)