Jakarta Aktual.com – Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi, mambantah tudingan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), jika dirinya bersekongkol dengan bakal calon Gubernur Yusril Ihza Mahendra.

“Jadi jika ada yang menilai bahwa saya bersekutu dengan tokoh politik ataupun bakal calon Gubernur/Wakil Gubernur dalam Pilkada DKI Tahun 2017, saya nyatakan tidak benar dan tidak beralasan sama sekali,” tulis Rustam Effendi dalam kun facebooknya, yang dikutip Aktual.com di Jakarta, Sabtu (23/4).

“Dengan ini saya nyatakan bahwa, tuduhan saya bersekutu dengan Pak Yusril, adalah tidak benar,” tambah Rustam.

Dijelaskan Rustam Effendi, meski dirnya memiliki latar belakang pendidikan politik, dan juga memiliki teman-teman politikus, dirinya tidak mau mengaitkan tugasnya dengan kepentingan politik.

“Dengan kesadaran penuh, bahwa dalam pelaksanaan tugas saya sebagai PNS/Aparatur Sipil Negara, saya tidak mau mengaitkan pelaksanaan tugas dengan kepentingan politik orang/golongan tertentu,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Ahok menuding Walkot Jakut itu, karena dinilai tidak menjalankan arahannya untuk menertibkan pemukiman di kolong tol, di kawasan Ancol, Jakut, yang katanya sebagai penyebab banjir di kawasan tersebut.

Selengkapnya baca: Tak Jalani Perintah, Ahok Tuding Walkot Jakut Kerja Sama dengan Yusril

()