OKU Timur, Aktual.com – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi mendukung gerakan nasional pengendalian inflasi pangan yang dilakukan oleh peserta Jambore Nasional Petani Milenial di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan.

Selain itu, Wamentan Harvick turut mengapresiasi gerakan Sumatera Selatan Mandiri Pangan. Menurutnya, hal ini juga dapat mengendalikan laju inflasi di daerah.

“Pemerintah pusat sangat terbantu dengan adanya kepala daerah seperti Pak Gubernur Herman Deru dan pak Bupati OKU Timur Lanosin Hamzah, karena ada gerakan Sumsel mandiri pangan. Inflasi rendah, ekonomi pertanian tumbuh,” katanya saat membuka Jambore Nasional Petani Milenial di desa Tebing Sari Mulya, Martapura, OKU Timur, Jumat (26/8/2022) pagi.

Wamentan Harvick menambahkan tekanan kenaikan inflasi pada Juli 2022 terlihat dari inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) yang mencapai 4,94% (yoy), terutama disebabkan oleh inflasi kelompok pangan bergejolak (volatile food) yang mencapai 11,47% (yoy).

Namun demikian, tekanan lebih lanjut dapat tertahan oleh stabilnya harga beras sejalan dengan keberhasilan Indonesia dalam swasembada beras sejak 2019.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru mengungkapkan gerakan Sumsel Mandiri Pangan adalah untuk mendorong produksi berbagai komoditas pangan, seperti cabai dan bawang.

Menurutnya, cabai merupakan komoditas yang menjadi penyumbang inflasi di daerahnya. Ia pun mendorong para petani milenial untuk menanam tanaman yang berpotensi menyumbang inflasi.

“Esensi Sumsel Mandiri Pangan adalah bagaimana kita menggenjot produksi komoditas kita. Cabai dan bawang kita tumbuh subur,” kata Gubernur Herman.

Direktur Operasional Bank Sumsel Babel, Oktiandi pun mengaku optimis jika gerakan pengendalian inflasi pangan dapat berjalan dengan baik di Sumsel.

“Kegiatan ini kongkrit, menghadirkan 500 petani milenial OKU Timur. Kita optimis gerakan nasional pengendalian inflasi pangan berjalan baik di Sumsel,” ungkap Oktiandi.

Selain Wamentan Harvick dan Gubernur Herman, turut dihadiri juga Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto, Bupati OKU Timur Lanosin Hamzah, serta 500 petani milenial yang berasal dari Sumatera Selatan.

(A. Hilmi)