Sibolga, Aktual.com – Pemberlakuan kebijakan kantung plastik berbayar, menuai polemik di Sibolga, Sumatera Utara. Sejumlah konsumen mengaku terkejut atas pemberlakuan itu.

“Kalau kita warga ini kan gak tahu menahu bang, tahu-tahu waktu kita belanja, di struk belanja sudah dibayar plastiknya. Saya empat kantung plastik, ya bayar Rp800,” ujar Yuli, warga jalan Balam usai berbelanja di pusat perbelanjaan Indomaret Sibolga kepada Aktual.com, Jumat (4/3).

Pengakuan Yuli, dirinya memang sudah mendengar informasi soal kebijakan Menteri Lingkungan Hidup Sitinurbaja Bakar, untuk memberlakukan plastik berbayar di pusat-pusat perbelanjaan tradisional. Namun, dirinya tak mengetahui bahwa di kota Sibolga, kantung plastik berbayar sudah berlaku.

Sementara, warga lainnya, Tini, warga jalan Hiu Sibolga mengeluhkan hal yang sama. Menurut Tini, pemberlakuan plastik berbayar hanya ditemukan di Indomaret saja.

“Ada juga pusat perbelanjaan lain di Sibolga ini, ada pasar, ada toko-toko, belum bayar kayaknya. Dan kan belum ada sosialisasi. Kalau berlaku, ya disosialisasikan dulu lah sama warga, jangan tiba-tiba,” ketus Tini.

Sementara itu, Supervisor penjualan Indomaret Sibolga Surya yang dikonfirmasi melalui seluler, mengaku bahwa pemberlakuan plastik berbayar itu sudah berlaku.

“Sudah berlaku. Kita kan cabang dari Medan bang, jadi berlaku keseluruhan,” kata Surya.

Surya mengaku, pihaknya hanya menjalankan kebijakan perusahaan. Surya menambahkan, pihaknya akan mempertanyakan itu kepada manajemen.

“Tapi trimakasih komplainnya pak, nanti akan saya tanyakan kepada perusahaan,” katanya.

()