Jakarta, Aktual.com – Kini semua orang baik perempuan dan laki-laki mendambakan kulit bersih, cerah, dan bersinar. Penggunaan kosmetik pun kini makin diincar oleh semua orang.

Namun, penggunaan kosmetik pun harus diperhatikan. Ada beberapa kosmetik abal-abal yang menggunakan bahan kimia berbahaya yang bisa berdampak buruk terhadap kulit.

Tidak sedikit kosmetik abal-abal dijual di pasaran, jika tidak berhati-hati, bukannya mendapatkan kulit yang cerah malah makin merusak kulit.

Berikut ini daftar bahan kimia berbahaya untuk kesehatan kulit bersumber dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

1. Merkuri

Merkuri adalah logam berat yang sayangnya disalahgunakan sebagai kandungan dalam krim pemutih wajah.

Dalam jangka pendek dengan dosis yang tinggi, paparan merkuri dapat menyebabkan diare, muntah, dan kerusakan ginjal. Merkuri bersifat karsinogenik, yaitu penyebab kanker.

2. Retionic Acid atau Asam Retinoat

Zat ini disalahgunakan dalam obat jerawat, peeling, serta pemutih dengan mekanisme kerja pengelupasan kulit.

Saat diaplikasikan pada wajah, retionic mengakibatkan kulit kering, terbakar, serta teratogenik atau perkembangan tidak normal selama kehamilan pada embrio.

3. Hidrokinon

Hidrokinon disalahgunakan sebagai krim atau lotion pemutih kulit.

Jika digunakan dalam waktu kurang lebih 6 bulan dengan dosis tinggi, berakibat hiperpigmentasi pada daerah kulit terpapar sinar matahari langsung.

Hidrokinon dalam jumlah tinggi dilarang dipakai dalam kosmetik wajah maupun rambut. Sekalipun penggunaan hidrokinon hanya sedikit, seseorang berisiko masalah vitiligo atau leukoderma (kehilangan pigmen sehingga kulit menjadi pucat tidak beraturan). Jika pemakaian terlalu lama, hidrokinon penyebab mutasi gen dan kerusakan DNA yang menyebabkan karsinogenik.

4. Resorsinol

Senyawa resorsinol pada kulit bisa mengakibatkan iritasi kulit dan mengganggu sistem imun.

Resorsinol jika dipakai saat kulit terkena luka atau iritasi bisa menyebabkan dermatitis, iritasi mata, kulut, tenggorokan, saluran pernafasan atas, peningkatan detak jantumg hingga hipotermia.

5. Diethylene Glycol (DEG)

DEG adalah sesepora atau trace elements dalam bahan baku gliserin atau polietilen oksida yang ada di pasta gigi.

Akibat penggunaan DEG bisa menjadi racun baik untuk manusia dan hewan karena menyebabkan depresi sistem saraf pusat, keracunan hati dan gagal ginjal.

(Shavna Dewati Setiawan | Suara.com)

(Aktual Academy)