Ilustrasi. Awan hitam menyelimuti langit Jakarta, Kamis (4/11/2021). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi curah hujan yang tinggi dan berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologis di sejumlah daerah akibat adanya fenomena La Nina yang di prediksi akan berlangsung dari akhir tahun hingga Februari 2022. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nz

Jakarta, Aktual.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat mewaspadai potensi hujan petir disertai angin kencang di wilayah Jakarta Selatan.

BMKG melalui laman resmi di Jakarta, Sabtu, menjelaskan potensi hujan petir disertai angin kencang itu diperkirakan terjadi pada sore hari.

Cuaca pada Sabtu pagi diperkirakan berawan di beberapa wilayah di antaranya Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sedangkan cuaca cerah berawan diperkirakan terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Hujan dengan intensitas ringan diperkirakan hanya terjadi di wilayah Kepulauan Seribu pada pagi hari.

Memasuki siang hari, cuaca mulai mengalami perubahan seperti di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diperkirakan hujan ringan. Kemudian di Jakarta Barat dan Jakarta Pusat diperkirakan berawan dan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu diperkirakan cerah berawan.

Selanjutnya pada malam hari, BMKG memperkirakan cuaca di seluruh wilayah kompak berawan.

Memasuki dini hari, hanya Kepulauan Seribu diperkirakan hujan ringan dan wilayah lainnya diperkirakan cerah berawan.

Sementara itu, suhu udara di DKI Jakarta diperkirakan berada pada rentang minimum 23-27 derajat celcius dan maksimum 32 derajat. Sedangkan tingkat kelembaban udara diperkirakan berada pada kisaran minimum 70-80 persen hingga maksimum 90-95 persen

(Nurman Abdul Rahman)