Jakarta, Aktual.com — Nilai impor nonmigas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selama Januari 2016 turun sebesar 93,32 persen atau dari 3,11 juta dolar Amerika Serikat (AS) menjadi 0,21 juta dolar AS.

“Penurunan juga terjadi pada impor migas sebesar 37,49 persen atau dari 5,59 juta dolar AS menjadi 3,49 juta dolar AS,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Babel Darwis Sitorus di Pangkalpinang, Jumat (4/3).

Menurut golongan barang pada bulan Januari 2016 yang mempunyai nilai impor nonmigas terbesar adalah golongan mesin-mesin/pesawat mekanik (HS 84), yaitu sebesar 0,16 juta dolar AS atau berperan 78,61 persen terhadap total impor nonmigas Babel.

Berikutnya, golongan produk keramik (HS 69) 0,02 juta dolar AS (8,57 persen) dan golongan dari benda-benda dari besi dan baja (HS 73) 1,032 ribu dolar AS (0,5 persen) .

“Golongan karet dan barang-barang dari karet serta mesin/peralatan listrik tidak ada impor sama sekali,” ujarnya.

Jika ditotal nilai impor Babel pada bulan Januari 2016, kata dia, terjadi penurunan impor sebesar 57,44 persen atau dari 8,69 juta dolar AS menjadi 3,70 juta dolar AS Ia mengatakan bahwa negara utama asal impor, yaitu Malaysia dengan total impor terbesar yang mencapai 2,40 juta dolar AS atau berperan 64,79 persen terhadap total impor, Kemudian, Singapura 1,28 juta dolar AS (34,62 persen), Tiongkok 0,02 juta dolar AS (0,58 persen), sedangkan Thailand dan Belgia tidak ada impor sama sekali.

“Kontribusi ketiga negara impor itu mencapai 99,99 persen terhadap keseluruhan impor,” ujarnya.

(Eka)