Jakarta, aktual.com – Pengurus sekretariat  Zawiyah wa Ma’had Arraudhah Ihsan Foundation mengajak umat Islam mengikuti Mujahadah, Dzikir dan Munajat Nisfu Sya’ban  yang  siap digelar lewat jaringan aplikasi Zoom meeting (daring) dan Youtube live pada Rabu (08/4), pukul 21.00 WIB.

Imam dan ketua pengurus sekretariat Zawiyah Arraudhah, Ustadz Mohammad Izzul Mutho’ Lc. mengungkapkan Munajat Nisfu Sya’ban digelar daring mengikuti protokol physical distancing anjuran dari pemerintah.

 

“Acara Mujahadah Kubro ini sebenarnya merupakan event rutinan yang biasa di adakan setiap pertengahan  bulan  hijriyah di majelis Zawiyah Arraudhah Jl. Tebet Barat VIII No. 50 Jakarta Selatan yang pada bulan ini bertepatan dengan malam Nisfu Sya’ban 1441 H.” Ujarnya.

Sejak pandemik virus Corona (COVID-19) melanda jakarta pad awal maret, seluruh kajian dan event di Zawiyah tetap berjalan, namun di alihkan lewat aplikasi zoom meeting dan live youtube  mengikuti himbauan pemerintah agar masyarakat untuk sementara beraktifitas dirumah mencegah penyebaran virus lebih luas.

 

“Rangkaian acara Mujahadah ini diawali dengan puasa sunnah ayyamul bidh yang dilaksanakan sejak hari selasa (07/4) hingga kamis (09/4) bertepatan dengan tanggal 13 hingga 15 Hijriyah.”

“Kemudian dalam menyambut malam nisfu sya’ban yang jatuh pada rabu (08/4) malam kamis. Umat muslim, para muhibbin dan ahlu Zawiyah dihimbau untuk melaksanakan shalat hajat serentak dirumah masing-masing selepas shalat isya dengan tatacara yang biasa dilaksanakan di Zawiyah Arraudhah.” Tuturnya.

 

“Setelah itu acara dilanjutkan dengan Dzikir, Munajat dan Doa Nisfu Sya’ban bersama Khodimu Zawiyah wa Ma’had Arraudhah KH. Muhammad Danial Nafis Msi. dan KH. Ahmad Marwazie Al-Batawie Yang digelar secara online (Daring) lewat aplikasi Zoom meeting dan Youtube live.” Ucapnya.

“Bagi umat muslim di Jakarta ataupun luar daerah yang ingin bergabung dalam acara ‘Mujahadah, Dzikir & Munajat Nisfu Sya’ban’ ini silahkan join lewat aplikasi Zoom meeting dengan ID : 917 260 718 Pukul 21.00 WIB. nanti” Pungkasnya.

 

 

(As'ad Syamsul Abidin)