Jakarta, Aktual.com – Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan bahwa kesenjangan yang hari-hari ini semakin nyata di depan mata adalah buah panjang dari kebijakan kepemilikan lahan yang tidak berkeadilan dan jauh dari prinsip keadilan sosial.

Ia mencontohkan bagaimana pemberian izin lahan oleh pemerintah selama ini hanya diberikan kepada mereka yang kuat secara politik dan mempunyai uang banyak.

“Pemberian izin lahan seringkali hanya diberikan pada mereka yang kuat secara politik dan punya uang. Hasilnya, segelintir orang menguasai 50 persen kekayaan dalam negeri,” kata Zulkifli dalam Pelantikan DPD dan DPW PAN se-Jawa Timur di Surabaya, baru-baru ini.

Ketidakadilan dalam pemberian lahan ini, kata dia, diperparah dengan kebijakan pembiayaan keuangan yang tidak inklusif. Jika hal ini terus dibiarkan, Ketua MPR RI itu khawatir akan semakin menjerumuskan negeri ini dalam perpecahan.

Zulkifli mengajak kader-kader PAN, baik mereka yang duduk di eksekutif maupun legislatif, turut berperan serta dalam menyelesaikan masalah ketidakadilan yang menyebabkan kesenjangan dimaksud.

“Seluruh kader PAN harus menggunakan setiap kesempatan dan kekuatan untuk melawan segala bentuk ketidakadilan sosial di Tanah Air,” tegasnya.

“Saudaraku harus hadir di tengah derita rakyat yang lemah serta tidak punya lahan dan akses. Tegaskan keberpihakan pada korban ketidakadilan ini,” sambungnya.

Yakni dengan tetap mengedepankan semangat saling mencintai, silaturrahmi, dialog dan musyawarah yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.

()