Personel dari Polda Metro Jaya menggelar simulasi pengamanan Pilkada serentak di Lapangan Sabhara, Jakarta, Senin (3/8). Simulasi yang melibatkan personel dari Polresta Depok dan Polres Tangerang ini digelar untuk memantapkan kesiapan petugas kepolisian dalam mengantisipasi terjadinya kerusuhan selama Pilkada serentak pada 9 Desember mendatang.

Jakarta, Aktual.com – Kapolres Kota Sabang AKBP Slamet Wahyudi mengatakan sebanyak 300 personel gabungan yang terdiri atas Kepolisian dan TNI diturunkan untuk mengamankan pelaksanaan pemungutan suara di 65 tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Sabang, Aceh.

“Untuk mewujudkan pilkada aman dan damai kami menurunkan 300 personel saat proses pemungutan suara di TPS-TPS,” kata Kapolres Kota Sabang AKBP Slamet Wahyudi di Sabang, Minggu (12/2).

Kapolres Sabang mengajak semoga paslon untuk menghormati masa tenang dari tanggal 12-14 Februari 2017 dan tidak melakukan aktifitas kampanye apa pun pada minggu tenang tersebut.

Selain itu, ia juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dan sebagai umat beragama yang cinta damai, sudah sepatutnya bersama-sama menjaga ketertiban pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan ini.

Wahyudi juga menyampaikan, pihaknya akan melakukan pengawalan ketat saat mobilisasi kotak serta surat suara ke-65 TPS yang tersebar di 18 Gampong (desa), dua Kemataan se-Kota Sabang dan surat suara akan didistribusikan satu hari sebelum pemilihan yakni, tanggal 14 Februari 2017.

“Nanti sebelum dilakukan pencoblosan semua kotak suara harus dipastikan kosong dan kepada masyarakat serta pihak-pihak terkait dalam penyelenggara pilkada diharapkan bereran aktif untuk bersama-sama mengawal jalannya pilkada,” harap Kapolres Sabang.

“Mari kita wujudkan pilkada damai, baldatun toyyibatun warrofun ghofur untuk Kota Sabang tercinta ini yang melekat dengan image “Aulau atau keramat 44,” ujarnya.

 

Ant.

()