Jakarta, Aktual.co — Kerasnya kehidupan untuk merantau dari tanah kelahiran ke Ibu Kota atau Jakarta tertuang dalam sebuah karya film yang berjudul “Bulan di Atas Kuburan”.

“Ini film lama pernah produksi tahun 1973, namun kami hadirkan kembali dalam format yang baru,” kata sutradara muda film “Bulan di Atas Kuburan” Edo WF Sitanggang, Selasa (7/4).
 
Film tersebut merupakan adaptasi dari karya sastra Almarhum Sitor Situmorang yang berjudul “Malam Lebaran”.

Beberapa bintang film ternama memainkan peran dalam karya film ini, diantaranya Rio Dewanto (Sahat), Donny Alamsyah (Tigor), Andre Hehanussa (Clemens), Atiqah Hasiholan (Mona), Tio Pakusodewo (Sabar), Ria Irawan dan lain-lain.

Film “Bulan di Atas Kuburan” menceritakan tentang tokoh Sahat (Rio Dewanto) yeng meninggalkan Samosir, Sumatra Utara untuk merantau ke Jakarta. Dalam perjalanan ini, Sahat ditemani oleh Tigor.

Sahat bercita-cita menjadi penulis terkenal dan Tigor ingin menjadi sukses juga di kota besar. Namun, naskah novel yang dibuat oleh Sahat justru dijakdikan film oleh Maruli, tokoh politik.

Namun sayang, naskah tersebut juga akan dijadikan alat propaganda politik oleh Maruli, dan Tigor justru terjebak anggota premanisme di Jakarta.

Pada saat yang sama, Sahat bertemu Mona, putri Maruli, keduanya jatuh cinta dan menjalin hubungan hingga menikah. Tigor juga jatuh hati pada wanita pekerja malam di Jakarta.

Selanjutnya, kedua teman akrab tersebut lebih memilih menjalani hidup masing-masing tanpa saling campur tangan.
 
Kelanjutan cerita perjuangan di Ibu Kota dalam film tersebut, akan dirilis di bioskop pada 16 April 2015.

“Semoga menjadi kisah potret kehidupan lapisan sosial di masyarakat serta menjadi awal kebangkitan film nasional,” kata Edo.

Artikel ini ditulis oleh: