Pendukung Anies-Sandi, Lieus Sungkharisma memberikan keterangan ketika dirinya dilarang untuk hadir di Balai Kota DKI Jakarta, untuk bertemu Ahok, Senin (8/5). Foto: Aktual.com/Gespi Kartikawati Amino.

Jakarta, Aktual.com – Pendukung Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, tidak terima dengan kehadiran pendukung Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam Pilkada DKI Jakarta 2017, Lieus Sungkharisma ke Balai Kota DKI, Senin (8/5). Lieus diteriaki oleh pendukung Ahok-Djarot untuk tidak datang ke Balkot DKI.

“Ya itu (pendukung Aho-Djarot) teriak-teriak, nggak boleh saya hadir,” kata Lieus kepada wartawan.

Menurut Lieus, hal ini merupakan kelucuan dalam berdemokrasi. Pasalnya, pendukung Ahok-Djarot tidak mencerminkan kedewasaan dalam berdemokrasi.

“Saya nggak kecewa, tapi lucu ya, kok bisa begini ya,” tanyanya heran.

Lieus mengaku heran dengan Pilgub DKI tahun ini dengan lima tahun yang lalu, dimana waktu itu dirinya mendukung Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama, untuk melawan petahana kala itu, Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli.

“Dari pilkada ke pilkada, waktu Foke sama Jokowi, saya dukung Jokowi. Sama pendukung Foke baik, sama Foke nya juga baik. Kok kali ini saya pendukung Anies terus kok jadi begini (tidak diterima), padahal sama Ahok baik sekali saya,” katanya heran.

Lieu menjelaskan kehadirannya ke Balkot, hanya untuk bersilaturahmi dengan Ahok.

“Kita kan (mau) silahturahmi, Ahok kan kawan saya, sudah lama nggak ketemu pilkada kita beda, tapikan bukan berarti musuhan kan, kita bekawan,” jelas Lieus.

Seperti diketahui Lieus adalah tokoh Tionghoa yang mualaf dan juga koordinator Forum Rakyat yang keras menyuarakan perlawanan rakyat terhadap arogansi Gubernur DKI Jakarta, Ahok.
Laporan Gespy Kartikawati Amino

Artikel ini ditulis oleh: