Analis Pasar Uang PT Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada

Jakarta, Aktual.com – Perdagangan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS (USD) hari ini masih alami pelemahan. Sentimen global yang masih belum menentu dan sentimen positif dari dalam negeri yang belum ada membuat Rupiah masih melemah.

Mengutip Bloomberg hari ini, Rupiah dibuka di angka Rp13.479 atau melemah dua poin dari penutupan kemarin di angka Rp13.477.

Reza Priyambada, analis pasar uang dari Binaartha Sekuritas menegaskan, mestinya dilihat dari kondisi USD yang masih melemah bisa membuat laju Rupiah menguat. Tapi ternyata dibsesi pembukaam belum terjadi. Meski kemudian memang mulai terlihat sedikit ada penguatan.

“Jika dilihat dari trennya memang USD sedang melemah. Mestinya hal ini bisa dimanfaatkan Rupiah untuk menguat,” ungkap dia di Jakarta, Kamis (5/10).

Pelemahan USD sendiri akibat dipicu spekulasi yang beredar di pasar dimana calon pengganti Yellen sebagai Gubernur The Fed dianggap kurang hawkish, ini menjadi salah satu penekan USD.

“Indikasi pelemahan pun terlihat saat Menteri Keuangan AS lebih memilih Jerome Powell dibandingkan Kevin Warsh sebagai Gubernur The Fed. Powell dianggap lebih dovish sehingga berimbas pada pelemahan USD. Ini mestinya harus bisa dimanfaatkan Rupiah,” papar dia.

Sementara sentimen dari dalam negeri masih minim sentimen positif. “Namun, meski begitu dengan kondisi USD anjlok mestinya Rupiah juga menguat,” kata dia.

Mulai adanya pelemahan pada USD, kata dia, diharapkan dapat kembali dimanfaatkan Rupiah untuk kembali melanjutkan penguatan seperti sesi penutupan kemarin.

“Masih adanya ruang yang besar untuk penguatan Rupiah diharapkan dapat terisi sembari memanfaatkan momentum pelemahan USD,” harap dia.

Meski demikian, penguatan yang terjadi baru awal dan masih harus kembali diuji ketahanannya. Oleh karena itu, tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat pergerakan Rupiah kembali variatif melemah.

“Diperkirakan laju spport rupiah akan bergerak dengan kisaran 13.548, sedang resisten resisten rupiah 13.460,” pungkas dia.

 

Pewarta : Busthomi

Artikel ini ditulis oleh:

Bawaan Situs