Jakarta, Aktual.co — Pernyataan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang mengatakan bahwa pihaknya akan menang dalam gugatan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) sengketa yang dilayangkan Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical), mendapat tanggapan sinis dari pihak Munas versi Bali itu.
Bendahara Umum DPP Partai Golkar Munas Bali, Bambang Soesatyo menilai pernyataan Menteri Yasonna mengada-ada.
“Menurut saya yasonna sebagai menteri agak ‘sakit’. Jokowi-JK dan para hakim saja tahu bahwa Munas Golkar di Ancol itu abal-abal,” kata Bamsoet sapaan akrabnya, di Jakarta, Kamis (14/5).
Dikatakan Anggota Komisi III DPR RI itu, faktanya saat ini saja sudah ada dua tersangka baru dalam kasus mandat palsu yang digunakan dalam Munas Ancol tersebut.
“Sebelumnya dua tersangka kasus mandat palsu Munas Ancol. Total 4 orang. Dan sebentar lagi dari keterangan para saksi akan mengarah kepada pihak penyelenggara dan penyandang dana Munas Golkar jadi-jadian tersebut,” ucap pria yang juga menjabat sebagai sekertaris fraksi di DPR RI itu.
Sebelumnya sempat diberitakan, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Laoly menyatakan keyakinannya untuk bisa memenangkan sengketa PTUN yang diajukan kubu Aburizal Bakrie terkait surat keputusan (SK) kepengurusan Golkar yang sah tersebut.
Hal itu berlandaskan atas keterangan saksi di pihaknya yang dianggap meyakinkan dan surat keterangan dari Ketua Hakim Mahkamah Partai Golkar (MPG) Muladi.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang