Jakarta, Aktual.co — Polres Kupang Kota mengaku tidak menangani kasus terbakarnya Kapal Motor Perintis (KMP) Nemberala milik Direktorat Jenderal Perhubugan Laut yang terbakar pada Rabu, (11/2) pekan lalu di dermaga Tenau, Kupang.
Kepala Kepolisian Resort Kupang Kota Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Musni Arifin mengatakan, kapal tersebut masih dalam proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kupang.
“Kami belum mendapat laporan dari pihak KSOP untuk melakukan penyelidikan, sebab mereka (KSOP) belum menemukan adanya tindak pidana dari kecelakaan tersebut,” kata dia saat ditemui di sela-sela “car free day” di Kupang, Sabtu (21/2).
Dia menjelaskan, dari peraturaannya masalah tersebut langsung ditanggani oleh pihak syahbandar Tenau, karena otoritasnya adalah dari KSOP. Menurut dia, jika kasus ini dilimpahkan kepada kepolisian maka nanti pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kapal yang terbakar tersebut.
Sebelumnya, pihak KSOP saat ditanya terkait masalah tersebut pada Kamis, (12/2) pakan lalu mengatakan, terbakarnya kapal tersebut diakibatkan oleh adanya hubungan arus pendek yang terjadi di salah satu ruang anak buah kapal (ABK).
“Kami sudah lakukan penyelidikan dan dari keterangan saksi diperoleh bahwa kebakaran tersebut disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik,” katanya saat ditemui pada saat itu di ruang kerjanya.
Dia juga mengatakan dalam proses penyelidikan, KSOP sendiri belum melibatkan pihak kepolisian, karena menurutnya kasus tersebut murni kecelakaan.
Sumadi mengatakan, KMP Nambrela adalah kapal perintis yang disediakan oleh Dinas Perhubungan khususnya Dirjen Perhubungan Laut untuk pengoperasian di perairan NTT, dan kapal tersebut masih dalam proses pelelangan operasional.
“Kapal ini masih belum operasi karena masih dilakukan proses pelelangan menunggu kontraktor baru yang akan menggunakannya,” tegasnya.
Kapal dengan klasifikasi GT (isi kotor) 470 MT (isi bersih)106 buatan tahun 2013, serta kekuatan mesin 2 x 620 hp tersebut terbakar pada pukul 06.00 WITA, pada Rabu (11/2) pekan lalu. Dan dalam kecelakaan tersebut tidak ditemukan korban.
Artikel ini ditulis oleh:
Wisnu
















