Jakarta, Aktual.co — Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Eva Kusuma Sundari mengatakan sangat wajar jika partai politik menginginkan ‘jatah’ jabatan pada Kabinet Kerja.
“Wajar sekali jika partai menginginkan beberapa ‘jatah’ kursi jabatan di Kabinet Kerja, itu sudah menjadi hak,” kata Eva Kusuma Sundari, di Jakarta, Jumat (13/2).
Jabatan tinggi memang tujuan dari partai politik tersebut didirikan. Jika tidak mengincar posisi jabatan berarti tidak bisa bermain politik.
Apalagi jika partai tersebut telah banyak membantu untuk mencapai tujuan dan visi misi presiden.
“Berbagi jabatan dalam kabinet itu bukanlah menjadi masalah, yang bermasalah adalah ketika diberi kepercayaan jabatan, kemudian digunakan untuk korupsi dan nepotisme,” tuturnya.
Dirinya menyesalkan pemikiran masyarakat yang kurang tepat mengenai berbagi jabatan antarpartai politik adalah tidak baik. Menurutnya pemikiran seperti itu membuat pandangan yang tidak adil dalam sebagai status politisi.
“Jangan memandang salah politisi mendapat posisi pimpinan, kemudian menganggap seharusnya diisi kaum profesional akan lebih baik, itu tidak adil,” ujarnya.
Pejabat profesional non partai belum menjamin nantinya tidak akan korupsi ketika diberi jabatan, bahkan bisa menjadi berubah layaknya pengusaha setelah menjabat.

Artikel ini ditulis oleh: