Lebih dari 200 siswa sekolah dasar khusus perempuan di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran Selatan gugur akibat serangan AS-Israel terhadap Iran. Ribuan warga Iran turun ke jalan pada Selasa (3/3) untuk menghadiri prosesi pemakaman massal para siswi yang gugur tersebut. Para pelayat membawa peti jenazah yang terpasang foto anak-anak kecil, sementara truk-truk pengangkut peti jenazah diiringi lautan massa yang mengangkat gambar para korban dan mengibarkan bendera Iran. Foto: Reuters

Teheran, aktual.com – Jumlah korban gugur akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel di Iran telah mencapai 1.045 orang, lapor kantor berita Tasnim yang mengutip Iranian Foundation of Martyrs and Veterans Affairs.

Adapun Bulan Sabit Merah Iran, Selasa (3/3) mengatakan jumlah korban meninggal akibat serangan AS-Israel terhadap Iran bertambah menjadi 787 orang. Menurutnya, para korban dilaporkan mencakup warga sipil dan personel militer.

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Borou-Jerdi menungkap sebagian besar korban serangan AS-Israel adalah anak-anak dan kaum perempuan. Diantaranya lebih dari 200 siswa sekolah dasar khusus perempuan di Kota Minab, Provinsi Hormozgan Iran Selatan.

Sementara itu, ribuan warga Iran turun ke jalan pada Selasa (3/3) untuk menghadiri prosesi pemakaman massal para siswi yang tewas tersebut. Para pelayat membawa peti jenazah yang terpasang foto anak-anak kecil, sementara truk-truk pengangkut peti jenazah diiringi lautan massa yang mengangkat gambar para korban dan mengibarkan bendera.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, dengan laporan terdapat kerusakan dan korban sipil. Televisi pemerintah Iran lalu mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei gugur dalam serangan itu.

Iran kemudian meluncurkan serangan rudal balasan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Artikel ini ditulis oleh:

Eroby Jawi Fahmi