Ratusan buket bunga di Stasiun Bekasi Timur untuk penghormatan pada korban kecelakaan KRL dengan Argo Bromo Anggrek. (TikTok/ceritabekasi_)
Ratusan buket bunga di Stasiun Bekasi Timur untuk penghormatan pada korban kecelakaan KRL dengan Argo Bromo Anggrek. (TikTok/ceritabekasi_)

Jakarta, aktual.com – Buket bunga kini memenuhi sejumlah titik di Stasiun Bekasi Timur usai insiden kecelakaan KRL line Cikarang dengan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek pada Senin, 27 April 2026.

Seminggu berlalu, tapi duka masih dirasakan hingga masyarakat memberikan bunga sebagai simbol duka dan empati atas meninggalnya 16 perempuan dalam kecelakaan tersebut.

Sebuah unggahan sempat viral, berisi pesan permintaan maaf dari sesama korban yang ada di gerbong perempuan KRL.

Viral Pesan Menyentuh di Bunga untuk Korban Bekasi Timur

Dalam foto yang diunggah akun TikTok @inez.shita19, pesan permintaan maaf tersebut karena tidak dapat memberikan bantuan saat sama-sama terjepit ketika insiden terjadi.

“Selamat jalan para wanita kuat, surga menanti kedatangan kalian,” tulis isi dalam pesan tersebut, dikutip pada Senin, 4 Mei 2026.

“Teruntuk khusus seorang ibu yang terjepit di bagian belakang, sebelah kepala lokomotif, saya tidak tahu siapa ibu, yang saya tahu, ibu berbisik kepada saya dengan kata ‘Tolong’ dan genggam jari telunjuk saya,” lanjutnya.

Pesan tersebut kemudian diakhiri dengan meminta maaf karena pada saat itu, penulis pesan tidak bisa memberikan bantuan.

“Tiba-tiba Ibu berhenti berbisik dan melepas genggaman Ibu. Saya cuma mau bilang ke ibu, ‘Maaf ya bu, saya tidak bisa menolong ibu. Selamat jalan ya bu dan 15 wanita lainnya,” tuturnya lagi dalam pesan itu.

Petugas Stasiun yang Selalu Menyemprotkan Air agar Bunga Tetap Segar

Unggahan viral lainnya yakni berupa momen petugas stasiun yang menata tumpukan bunga dengan rapi.

Selain itu, mereka juga menyemprotkan air agar bunga tetap segar dan tidak layu.

“Hari ke-7 pasca kejadian. Bunga bunga dari teman teman bener bener di treat baik. Green flag sekali KAI,” tulis akun Threads @tiyasarf pada Minggu, 3 Mei 2026.

Petugas juga memberikan alas plastik untuk menaruh bunga-bunga tersebut dan memasang tenda.

Bunga Berjajar di Lokasi Titik Kecelakaan

Bunga-bunga tersebut awalnya berada di lantai 2, tapi karena banyak masyarakat yang ikut menunjukkan empatinya dengan memberi bunga, lantas membludak dan membuka tempat baru, yakni di area luar stasiun.

Terbaru, dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @ceritabekasi_, ratusan buket bunga sudah berada di sisi lain peron penumpang, yaitu di titik kejadian kecelakaan.

“Senin, 4 Mei 2026, buket bunga duka di Stasiun Bekasi Timur dipindahkan ke titik kejadian sebagai bentuk penghormatan kepada korban,” tulisnya dalam keterangan unggahan video.

“Meski berpindah tempat, doa dan belasungkawa dari masyarakat terus mengalir untuk mereka yang telah berpulang,” lanjutnya.

Respons KAI Commuter

KAI Commuter mengungkapkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menjaga dengan baik setiap bentuk penghormatan dan dukungan yang diberikan di lokasi, termasuk rangkaian bunga dari para pelanggan dan masyarakat.

“Doa serta kepedulian semua pihak sangat berarti bagi kami. Terima kasih sudah bersama-sama menjaga suasana tetap tertib dan penuh penghormatan,” ujar pihak KAI dalam utas Threads, dikutip pada Senin, 4 Mei 2026.

“Satu tangkai dan satu buket bunga menjadi doa,” tukasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain