Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berpidato membuka Hari Ulang Tahun (HUT) Pasar Modal Indonesia ke-38, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (10/8/2015). Jokowi mengatakan lambatnya perekonomian bukan hanya terjadi di Indonesia saja. AKTUAL/EKO S HILMAN

Jakarta, Aktual.com — Ormas Projo akan serius mengawal pemerintahan Presiden Jokowi hingga lima tahun kedepan. Hal ini dikarenakan adanya musuh dalam pemerintahan yang akan menyulitkan program Jokowi.

Demikian disampaikan Ketum Projo Budi Arie Setiadi, di Jakarta, Minggu (23/8).

“Dengan kondisi saat ini di mana ekonomi sangat berat, tidak ada pilihan lain bagi Projo selain mengawal pemerintahan Jokowi dengan tidak main-main lagi, karena musuh Jokowi ada di pemerintahan, antara lain, pengusaha hitam, penyabotase birokrasi dan para pelenceng atau pembajak Nawa Cita,” kata Budi.

Menurutnya, kondisi saat ini lebih sulit dibanding saat pilpres lalu. Pasalnya, tidak jelas siapa yang menjadi kawan dan lawan.

“Ada ancaman serius bagi program pemerintahan dan tantangan ini tidak main-main. Karena itu kita bulatkan tekad menghadapi rongrongan pemerintahan yang munculnya dari dalam pemerintahan itu sendiri,”

“Nanti akan kelihatan sekali pembantu dan orang di sekitar pemerintahan mana yang tangguh, mana yang mencari selamat dan mana yang mencari keuntungan sendiri dan untuk kelompoknya,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh: