Jember, Aktual.com – Memupuk masa depan terhadap generasi muda untuk menciptakan generasi peduli lingkungan, Muspika Kecamatan Balung, Kabupaten Jember dengan puluhan komunitas dan organisasi, memperingati hari Word Cleanup Day tahun 2021, dengan mengedukasi generasi muda.

Hal ini disampaikan langsung oleh Camat Balung, Gatot Suharyono, pada saat acara Word Cleanup Day Indonesia tahun 2021 pada, Sabtu (18/09) pagi.

Menurutnya, hal ini bisa menjadi edukasi terhadap warga, agar lebih peduli lagi terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah di semua tempat.

“Kegiatan hari ini mas, iya kegiatan edukasi terhadap masyarakat, untuk tidak sembarangan membuang sampah disemua tempat,” ujar Camat Balung.

Kegiatan WCDI 2021 di Desa Balung Lor ini, diikuti sebanyak 174 peserta dengan terbagi tim relawan dan komunitas yang ada di Kecamatan Balung.

Tak hanya itu, lanjut Ia menjelaskan terkait dampak nantinya dari kegiatan ini adalah generasi muda kita yang akan peduli terhadap lingkungan.

“Bagus mas dampak dari kegiatan ini, sebab ini sangat mengedukasi terhadap generasi muda kita untuk lebih sayang lagi ke alam,” jelasnya.

World Cleanup Day adalah aksi bersih-bersih yang dilaksanakan dalam satu hari secara serentak di seluruh dunia dengan tujuan menyatukan umat manusia dari berbagai budaya, agama, suku, dan ras untuk membersihkan dunia dari permasalahan sampah dan meningkatkan kepedulian terhadap permasalahan sampah, serta memupuk nilai cinta kasih terhadap masa depan bumi.

Pada tanggal 15 September 2018, World Cleanup Day yang pertama berhasil dilaksanakan serentak di 157 negara. Kegiatan tersebut sukses menyatukan 18 juta orang dari berbagai wilayah di dunia, dan mengumpulkan 88.500 ton sampah. Pada aksi cleanup pertama tahun 2018, Indonesia berhasil menyatukan 7.688.332 relawan serta mengumpulkan 14.877 ton sampah dan pada tanggal 21 September 2019. Kemudian, WCD kedua berhasil dilaksanakan serentak di 180 negara, menyatukan 21,2 juta orang serta mengumpulkan 100.000 ton sampah dan pada tahun 2019, Indonesia berhasil menyatukan 9.539.315 relawan serta mengumpulkan 15.383 ton sampah.

Dikarenakan pandemi COVID-19, aksi cleanup di tahun 2020 dilaksanakan pada tanggal 13-19 September dalam skala kecil dan didukung dengan gerakan “Pilah Sampah dari Rumah”.

Meskipun terbatas, Indonesia kembali menorehkan sejarah dengan menjadi negara pemimpin cleanup terbesar di dunia tiga tahun berturut-turut pada tahun 2020, di mana 4.173.881 relawan bergabung dalam aksi cleanup serta pilah sampah dari rumah dan sebanyak 4.014 ton sampah berhasil dikumpulkan.

Sementara itu, Amir ismail selaku koordinator lapangan WCDI di Kecamatan Balung, menyampaikan, bahwa melalui kegiatan ini, sudah memberikan edukasi terhadap warga untuk menjaga kebersihan lingkungan pada tempat tinggalnya.

“Kita hari ini adalah mengedukasi warga supaya menjaga kebersihan dilingkungan rumah maupun sekitarnya, sebab kebersihan ini kita sudah menyelamatkan anak cucu kita yang merupakan penerus generasi kita mas, jangan sampai ada satu pohon saja tidak airi karena ada satu tetes air yang diairi dan sedikit udara yang kita hirup,” tutupnya.

(Aminudin Aziz)

(A. Hilmi)