Surabaya, Aktual.com – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur (Jatim), KH Marzuqi Mustamar angkat bicara perihal bentrokan polisi Israel dengan warga Palestina saat Salat Isya dan Tarawih di komplek Masjid Al-Aqsa, Jumat (7/5). Pihaknya mengecam tindakan aparat Israel dan mengajak mendoakan warga Palestina.

Tak hanya mengecam, Kiai Marzuqi menyerukan supaya Israel segera mendapat sanksi internasional atas bentrokan yang terjadi. Sedangkan untuk Palestina, dia menginstruksikan warga Nahdliyin membaca Qunut Nazilah dan Hizib Nashor di sisa bulan Ramadan sebagai bentuk solidaritas.

“Memohon pertolongan dari Allah SWT agar Palestina khususnya dan juga dunia dapat tercipta situasi yang damai,” ujarnya, Ahad (9/5).

Secara terpisah, Wakil Ketua PWNU Jatim, KH Abdussalam Shohib menilai bentrokan dipicu oleh polisi Israel yang menyerang warga Palestina di Masjid Al-Aqsa. Dia pun mengutuk keras peristiwa itu, serta mendesak pemerintah Indonesia melakukan protes keras ke PBB.

“Nahdlatul Ulama tegas mengutuk dan mendesak pemerintah untuk melakukan protes resmi ke PBB,” tegas Pengasuh Ponpes Denanyar Jombang itu.

Mengutip dari Reuters, sedikitnya 205 warga Palestina dan 17 aparat keamanan Israel luka-luka akibat bentrokan tersebut. Dinas ambulans Bulan Sabit Merah Palestina mengungkapkan 108 dari warga Palestina yang luka-luka dilarikan ke rumah sakit, banyak dari mereka yang kena tembak peluru logam berlapis karet.

Seruan untuk menahan diri bagi kedua pihak telah dilontarkan Amerika Serikat dan Perserikatan Bangsa Bangsa, sementara Uni Eropa dan Yordania menyatakan keprihatinan atas situasi yang memanas terkait ancaman pengusiran pada warga Palestina.

(As'ad Syamsul Abidin)