Beranda Nasional Anggaran Kemensos Diblokir Kemenkeu, DPR: Berdampak Pada Penuntasan Kemiskinan

Anggaran Kemensos Diblokir Kemenkeu, DPR: Berdampak Pada Penuntasan Kemiskinan

Kehidupan warga di kolong jembatan tol Kamal, Jakarta Barat, Rabu (27/12/2017). Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan angka kemiskinan di Indonesia terus menurun dari tahun ke tahun, namun penurunan berjalan ini lambat. BPS per Maret 2017 kemiskinan Indonesia tercata 10,64%. Secara absolut masih sekitar 27,7 juta jiwa. data BPS 2010 ke 2017 memang relatif lambat ya, padahal sudah puluhan triliun dikeluarkan untuk pengentasan kemiskinan. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, aktual.com – Anggota Komisi VIII DPR RI, Endang Maria Astuti menganggap pemblokiran anggaran yang dilakukan Kemenkeu, membuat Kementerian Sosial (Kemensos) sulit mengimplementasikan program. Endang pun meminta Menteri Sosial (Mensos) Tri Risma Harini untuk menyampaikan keluh kesahnya kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani.

“Sayang sekali jika anggarannya Kemensos hingga kini masih diblokir. Saya harap Mensos ini dapat memperjuangkannya karena akan berdampak pada program penuntasan kemiskinan yang tengah dijalankan,” kata dia saat Rapat dengan Mensos di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (28/3) kemarin.

Sementara itu, Mensos Risma menyampaikan ucapan terimakasih kepada Anggota DPR RI yang telah memperjuangkan anggaran kementeriannya agar dikembalikan seperti sebelumnya.

“Tidak ada kami macam-macam. Susah kami Pak, terus terang. Rapat sampai jam 2 malam, setiap hari. Anggaran 2023 ini turun sekitar Rp 300 miliar. Kemudian ini diblokir Rp 412 miliar di awal,” ujar Mensos.

Dilansir dari situs DPR, Kementerian Keuangan memblokir anggaran Kemensos. Total anggaran yang diblokir mencapai lebih dari Rp 412 miliar. Sementara total pagu anggaran Kemensos pada 2023 berjumlah Rp78,1 triliun.

(Megel Jekson)