Jakarta, Aktual.com – Wafatnya Ani Yudhoyono, istri Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), adalah kehilangan besar bagi suami dan dua anak yang setia mendampinginya saat menjalani perawatan di Singapura akibat kanker darah.

Raut duka mendalam tercermin dalam ekspresi SBY dan dua anaknya saat pertama kali angkat bicara selepas kepergian sang istri.

Dalam buku biografi Ani Yudhoyono berjudul “Kepak Sayap Putri Prajurit” yang ditulis Alberthiene Endah, seperti dikutip Minggu, SBY turut menuturkan cerita tentang istri tercintanya. Ani adalah pendamping, pendukung dan cahaya hidupnya.

Ketika baru dinobatkan menjadi presiden, hal pertama yang dilakukan SBY adalah mempersiapkan keluarga, termasuk istrinya yang bakal jadi Ibu Negara.

Namun Ani tidak sulit beradaptasi karena pada dasarnya ia sering terlibat dalam aktivitas masyarakat dan organisasi.

(Abdul Hamid)