Jakarta, Aktual.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, berharap proses uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) untuk calon wakil gubernur DKI Jakarta dijalankan pada Januari 2019.

“Kita berharap bulan Januari proses ‘fit and proper test’ dijalankan dan mereka juga sudah menyepakati di akhir Desember kemarin bahwa nama yang diajukan tidak hanya dua,” kata Anies di Jakarta Timur, Kamis (3/1).

PKS sebagai partai koalisi pendukung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno telah mengajukan tiga nama kadernya untuk menggantikan Sandiaga yang mengundurkan diri karena mengikuti pilpres.

Tiga nama itu adalah Agung Yulianto, Ahmad Syaikhu, dan Abdurrahman Suhaimi.

Sedangkan anggota tim penguji yang diajukan oleh PKS adalah Prof Eko Prasojo dan Ubedilah Badrun, S.Pd, M.Si.

Anies tidak tahu kapan target untuk mendapatkan Wagub DKI yang baru dan dia menyerahkan saja prosesnya pada partai koalisi. Wagub yang baru harus mengikuti visi yang sama dengan gubernur, kata Anies . “Jadi kriteria utamanya bahwa wagub bekerja bersama gubernur.

Ketika bertugas, tidak bawa agenda sendiri, tapi mengikuti agenda yang sudah ditetapkan oleh gubernur dan ada di RPJMD kita,” kata Anies.

Selebihnya, wagub harus taat pada gubernur karena memang fungsinya mendukung, katanya.

 

Ant.

(Zaenal Arifin)