Denpasar, Aktual.com — Duta Besar Australia untuk Indonesia, Paul Grigson, memulai kunjungan tiga hari di Bali untuk bertemu tokoh politik, kalangan bisnis Indonesia dan Australia, serta komunitas seni dan budaya sekaligus para Alumni.

Tujuan inti dari kunjungan tersebut yakni, pengembangan peluang-peluang bisnis dalam sektor pariwisata.

Selama kunjungan, Duta Besar Grigson akan bertemu dengan Gubernur Provinsi Bali, I Made Mangku Pastika dan pangeran dari Ubud, Ida Tjokorda Putra.

“Warga Australia memiliki perasaan khusus untuk Bali. Dan, dengan hampir satu juta warga Australia berkunjung ke Bali tiap tahun, Bali adalah pulau yang penuh dengan kenangan akan keramahtamahan dan kemurahaan hati orang-orang Bali,” kata Duta Besar Grigson dalam surat elektroniknya, Kamis (30/7).

Duta Besar Grigson juga akan mengunjungi konservasi sawah yang didukung oleh program bantuan langsung (DAP) Konjen Australia di Bali. Didirikan pada tahun 2013, Yayasan Konservasi Sawah bertujuan untuk mengkonservasi tanah dan menciptakan peluang-peluang ekonomi untuk petani Bali.

Selain itu, penghargaan untuk Richard Chandler, Pemimpin dan Direktur Pelaksana Grup Bali Hai akan diserahkan oleh Duta Besar Grigson sebagai pengakuan akan keberhasilan perusahaan ini dalam bidang pembangunan pariwisata, khususnya di Bali selama 25 tahun.

Artikel ini ditulis oleh: