Banda Aceh, Aktual.com – Sedikitnya 92 unit rumah di Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, tertimbun lumpur setelah diterjang banjir bandang pada Jumat (27/11) malam.

Ketua Satgas SAR Aceh Selatan, Mayfendri, mengatakan, banjir yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB itu telah mengakibatkan puluhan rumah warga di Desa Krueng Bate tertimbun lumpur, dua dia antaranya rusak berat.

Banjir juga merendam ratusan rumah penduduk setinggi 60 Cm atau setinggi lutut orang dewasa di dua desa lainnya dalam Kecamatan Trumon Tengah yakni Desa Pulo Paya dan Gunung Kapur, namun kondisinya tidak separah seperti terjadi di Desa Krueng Bate.

Ia mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir yang saban tahun terjadi ini, namun kerugian materil yang dialami warga serta pemerintah daerah mencapai ratusan juta rupiah, sebab banjir bandang juga merusak fasilitas umum seperti jalan, jembatan, rumah ibadah (masjid), rumah sekolah, fasilitas bangunan kesehatan (Puskesmas) serta lahan perkebunan dan pertanian.

Ia menyatakan, banjir bandang yang menerjang Desa Krueng Bate tersebut disebabkan muara sungai di desa setempat telah tersumbat dengan pohon-pohon kayu dan tanah, akibatnya muara sungai tersebut telah beralih kearah jalur lain, sehingga arus banjir secara otomatis menghantam pemukiman penduduk.

“Pada Jumat malam, puluhan warga korban banjir bandang sempat kami ungsikan sementara ke lokasi dataran tinggi untuk menghindari jatuhnya korban jiwa. Upaya penanganan darurat berlanjut sampai Sabtu pagi dengan cara memotong pohon-pohon kayu yang menimpa rumah penduduk termasuk memberikan bantuan untuk pembersihan rumah korban banjir yang tertimbun lumpur,” kata Mayfendri, Sabtu (28/11).

Dalam musibah tersebut, ujarnya, arus banjir yang deras bercampur lumpur juga turut serta menghanyutkan pohon-pohon kayu bulat ukuran besar, sehingga mengakibatkan rumah penduduk rusak berat.

()

()