Jakarta, Aktual.com – Proses penyusunan kepengurusan Partai Golkar Sumatera Utara belum tuntas karena banyaknya kader yang menjadi pertimbangan untuk dimasukkan sebagai pengurus.

Sekretaris DPD Partai Golkar Sumut Irham Buana Nasution, mengatakan, pihaknya masih mempertimbangkan berbagai usulan mengenai nama-nama kader yang akan dijadikan pengurus.

Untuk sementara, tim formatur baru menetapkan lima nama sebagai pengurus yakni Ngogesa Sitepu (Ketua), Sodrul Fuad (Ketua Harian), Irham Buana Nasution (Sekretaris), Ahmad Himawan Buchari (Bendahara), dan Kodrat Shah (Ketua Dewan Pertimbangan).

Irham Buana membantah adanya tarik menarik dalam menyusun kepengurusan tersebut, tetapi lebih didasari keinginan kuat untuk menempatkan kader terbaik Partai Golkar.

“Tidak ada tarik menarik, yang ada hanya perdebatan pemikiran,” katanya di Medan, Rabu (24/8).

Ia menjelaskan, tim formatur yang terdiri dari Ngogesa Sitepu (ketua terpilih), Wagirin Arman (organisasi sayap), Ali Tambunan (Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Labuhanbatu Utara), Sahlul Situmeang (Ketua DPD Partai Golkar Kota Sibolga), dan Nusron Wahid (DPP Partai Golkar) diberikan waktu paling lama 15 hari untuk menyusun kepengurusan.

Tim formatur masih harus memilih kader terbaik untuk menempati berbagai posisi, mulai dari dewan pertimbangan, wakil ketua, wakil sekretaris, wakil bendahara, hingga departemen.

“Kita berupaya dalam seminggu ini sudah diselesaikan,” kata Irham Buana.

Setelah disusun, draf susunan kepengurusan DPD Partai Golkar Sumut itu akan dibawa ke Jakarta untuk meminta masukan dari sejumlah pihak.

“Setelah itu, baru diusulkan ke DPP (Partai Golkar) untuk mendapatkan pengesahan,” ujar mantan Ketua KPU Sumut tersebut.

 

(ant)

()