Jakarta, Aktual.com – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) atau MNC Financial Services memastikan tahun ini akan terus menyuntik dana ke anak usahanya terutama kepada PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP).

Hal ini dilakukan untuk menggenjot kinerja anak usaha itu agar lebih kuat dalam permodalannya. Beberapa hari lalu, pihak MNC Bank baru menerbitkan aksi korporasi right issue atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

“Nantinya sebagian besar dari right issue itu akan diserap oleh MNC Kapital atau sebanyak 42 persen. Porsi itu setara dengan dana yang akan dikumpulkan mencapai Rp220 miliar,” ungkap Direktur Utama BCAP Wito Mailoa, di Jakarta, ditulis Jumat (1/6).

Beberapa hari sebelumnya atau pada 28 Mei 2018 lalu, MNC Bank sendiri sudah menerbitkan rights issue sebanyak 4,9 miliar lembar saham atau setara Rp 489 miliar. Saham tersebut dilepas ke publik dengan harga Rp 100 per saham.

“Jadi, kami berusaha terus untuk memperkuat permodalan anak-anak usaha kami dan yang menjadi prioritas adalah MNC Bank,” ungkap dia.

Di tahun lalu, pihak MNC Bank telah mengalokasikan dana yang cukup besar untuk Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) mencapai Rp 880 miliar. Angka tersebut untuk membersihkan buku perseroan dari kredit macet, sehingga dampak positifnya akan terjadi di tahun ini.

“Makanya pendapatan tahun ini akan positif ya, karena MNC Bank sendiri saat ini sudah masuk dalam tahap recovery. Jadi nanti pendapatan dari anak usaha yang didapat akan masuk ke kami juga,” ujar Wito.

Selain itu, RUPS juga telah menyetujui aksi korporasi dari perusahaan yang memiliki tujuh anak usaha ini untuk melakukan management and employee stock option (Mesop) sebanyak 140.656.551 saham.

“Menyetujui penegasan kembali pemberian wewenang dan kuasa kepada dewan komisaris perseroan untuk mengeluarkan saham baru perseroan terkait pelaksanaan Mesop yang telah diterbitkan perseroan,” kata dia.

Lebih lanjut dia menegaskan, RUPS juga menyetujui penggantian logo baru MNC Kapital. Penggantian logo ini sebagai langkah perseroan untuk meningkatkan komitmen dan menggenjot pelayanan ke pelanggan perseroan.

“Ini sangat penting dalam memperkuat bisnis kami dan secara instan dapat mengkomunikasikan nilai dan komitmen kami terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan,” pungkas dia.

()