Waingapu NTT, aktual.com – Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Klas IV Waingapu menekankan pentingnya sinergi antara otoritas pelabuhan, koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan pemangku kepentingan lainnya.
“Ini guna menciptakan sistem kerja yang profesional, transparan dan berdaya saing,”kata Kepala KSOP Waingapu Dr. Fadly Afan Djafar Selasa (28/4/2026).
Ia mengatakan bahwa penegasan tersebut telah digelar dalam Rapat kerja (Raker) V Forum Koperasi TKBM pelabuhan se-wilayah Indonesia Timur yang berlangsung di Hotel Neo Aston Kupang NTT secara langsung dibuka oleh Deputi Bidang Kelembagaan dan Digtalisasi Kementerian Koperasi dan UMKM.
Menurut Fadly, kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kelembagaan koperasi TKBM serta mendorong profesionalisme TKBM guna mendukung kelancaran layanan kepelabuhanan serta distribusi logistik nasional.
Selain itu tambah dia, Raker V juga sekaligus merumuskan langkah-langkah konkret dalam meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi TKBM serta forum ini juga membahas berbagai isu penting seperti stadarisasi operasional, keselamatan kerja dan optimalisasi pelayanan bongkar muat di pelabuhan.
Fadly menjelaskan, partisipasi aktif KSOP Waingapu ikut memberikan perspektif kebijakan yang konstruktif khususnya dalam mendukung transformasi layanan kepelabuhanan yang lebih efisien dan akuntabel.
“Yah, kehadiran kami juga untuk memperkuat koordinasi lintas wilayah dalam mendorong pemerataan pembangunan sektor maritim di Indonesia Timur,”ujarnya.
Oleh sebab itu ungkap Fadly, dengan semangat kolaborasi yang terbangun dalam Raker V itu diharapkan koperasi TKBM diwilayah Indonesia Timur dapat terus berkembang dan berkontribusi nyata dalam mendukung kelancaran arus barang serta pertumbuhan ekonomi daerah khusunya di Pulau Sumba.
Artikel ini ditulis oleh:
Rizky Zulkarnain













