Cadangan minyak bumi Indonesia atau Reserve Replacement Ratio (RRR) terus menurun akibat produksi tidak diimbangi dengan temuan baru. (ilustrasi/aktual.com)

Jakarta, Aktual.com – Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ego Syahrial menyampaikan cadangan minyak bumi Indonesia atau Reserve Replacement Ratio (RRR) terus menurun akibat produksi tidak diimbangi dengan temuan baru.

Diketahui kondisi saat ini, 1 barel produksi minyak bumi, hanya berbanding 0.6 barel temuan, sehingga hal ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah untuk penetrasi hulu migas.

“RRR minyak sekitar 40%-60%. Sedikitnya memang ada penurunan (cadangan minyak) kedepannya,” kata Ego di Jakarta, ditulis Rabu (10/1).

Perlu diketahui, cadangan minyak indonesia pada 2016 untuk minyak 3,3 miliar barel dan gas 101,2 triliun cubic feet. Jika tidak ada penemuan baru maka dengan produksi seperti saat ini, diperkirakan cadangan mingas yang ada hanya mampu bertahan 12 tahun.

Namun harapan penemuan baru masih cukup besar, karena sampai saat ini belum semua potensi migas nasional dapat di ekplorasi.

Ego mengatakan dari 128 basin atau cekungan yang tercatat di Kementerian ESDM, baru sekitar 45% yang sudah dieksplorasi dan dieksploitasi atau diproduksikan. Sisanya 55% belum tersentuh sama sekali.

“Sisa 55% dari 128 cekungan itu kebanyakan di kawasan timur yang saat ini belum pernah disentuh,” pungkas dia.

Reporter: Dadangsah Dapunta

(Eka)