Ketua Umum Partai Golkar terpilih, Setya Novanto (tengah) mendapat sambutan dari para pendukungnya seusai pemungutan suara dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar 2016 di Nusa Dua, Bali, Selasa (17/5). Pemilihan yang dilakukan dengan pemungutan suara secara tertutup tersebut berhasil memilih Setya Novanto sebagai Ketua Umum dengan perolehan suara 277 suara dari 554 pemegang hak suara. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/pd/16.

Jakarta, Aktual.com — Ketum DPP Golkar Setya Novanto mengatakan bahwa pihaknya belum tentu mendukungcalon incumben Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam perhelatan Pilkada DKI mendatang.

Dikatakan saat berbuka puasa di kediaman Agung Laksono, pihaknya masih menunggu pelaksanaan Musyawarah daerah (Musda) DPD tingkat I dan II yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

“Soal ahok yg jelas menunggu musda tanggal 18, mudah-mudahan berjalan lancar. Nanti mekanismenya kita percayakan DPD tk I dan II, yang penting realisitis mendukung yang menang,” kata Setya dikutip dari salah satu stasiun TV, Minggu (12/6).

Setya menjelaskan bahwa dirinya mengenal figur Ahok sejak saat menjadi anak buahnya di DPR, ketika Ahok menjadi kader Golkar. Diakui, Ahok memiliki kedisiplinan yang tinggi.

Setya juga sebelumnya bertemu dengan Ahok beberapa waktu lalu, namun pertemuan tersebut tidak membahas soal dukung mendukung dalam Pilkada DKI 2017.

Artikel ini ditulis oleh: