Jakarta, Aktual.co — Politikus Partai Golkar Bobby Adhityo Rizaldi mengatakan, pernyataan Menteri ESDM Sudirman Said yang ingin memberantas mafia migas dengan menggunakan jaringannya sendiri patut diapresiasi.

Asalkan, kata dia, pemberantasan tersebut diikuti tiga hasil kerja nyata. Seperti, biaya energi lebih murah, akses energi lebih mudah dan tercapainya kemandiriaan di bidang energi. Bila ketiganya tak terlaksana, maka itu dianggap sia-sia.

“Dia rencana apa aja, boleh aja. Tetapi ujung hasilnya, yakni biaya energi lebih murah, akses energi bisa lebih mudah, dan kemandirian energi tercapai,” kata dia di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (24/11).

Menurut dia, keinginan menteri ESDM dalam memberantas jaringan mafia migas, perlu dikawal melalui review oleh DPR selaku mitra kerja pemerintah.

“Jadi rencana yang disampikan itu harusnya disambut baik dan antusias dan memberikan kesempatan, tapi kita harus ada review tiap tahun, nanti kita lihat satu tahun ini apakah benar itu tercapai, soal kemandirian energi, akses energi, biaya produksi energi yang lebih rendah,” kata dia.

“Bila tiga hal itu tercapai, berarti apa yang diomongkan (Sudirman Said) sekarang itu benar. Kalau tidak maka itu sama saja (hanya mengganti mafia lama dengan yang baru),” kata dia.

(Novrizal Sikumbang)

()