Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon. Foto : Mentari/Han

Baku, Aktual.com – Ditengah situasi kemanusiaan di Palestina yang semakin memprihatinkan setiap harinya, Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI yang merupakan focal point diplomasi parlemen menyerukan perlunya langkah konkret parlemen dalam berkontribusi mewujudkan perdamaian di Palestina.

Hal ini disampaikan Ketua BKSAP Fadli Zon di dalam pertemuan khusus Parlemen Antar-Negara Asia yang tergabung dalam Asian Parliamentary Assembly (APA) di Baku, Azerbaijan, Jumat (23/2).

Dalam kesempatan yang sama, Fadli juga menyampaikan usulan DPR RI terkait ”Baku Declaration” yang merupakan hasil dari Sidang Pleno APA ini. Ia mengusulkan agar deklarasi ini memuat poin terkait pentingnya peran Committee on Palestine (Komisi Palestina) untuk dapat mengoptimalkan langkah diplomasi parlemen dalam menghentikan krisis kemanusiaan di Palestina.

Langkah diplomasi parlemen yang dimaksud adalah melalui pembentukan misi khusus yang nantinya akan melaksanakan kunjungan ke Rafah, Palestina, yang saat ini menjadi tempat para pengungsi mencari tempat aman dan keselamatan setelah aksi biadab dan kejam Israel yang meluluhlantakkan berbagai wilayah di Palestina.

Usulan ini disambut baik dan diterima oleh seluruh anggota parlemen APA yang hadir, dan selanjutnya Fadli Zon ditunjuk secara aklamasi untuk menjadi pimpinan dalam misi kemanusiaan yang dilakukan oleh parlemen APA ini.

Hal ini merupakan wujud kontribusi nyata DPR RI, yang selama ini senantiasa menyuarakan dukungan terhadap Palestina dan menentang berbagai tindakan ilegal dan melanggar hukum internasional yang dilakukan Israel dengan menargetkan masyarakat sipil, khususnya anak-anak, wanita, dan lansia.

Fadli menegaskan bahwa ia siap untuk mendorong terwujudnya perdamaian di Palestina melalui misi khusus kemanusiaan APA ini. Diketahui, sebelumnya dalam sidang dewan eksekutif APA di Antalya, Turkiye, November 2023 lalu, Fadli menjadi pimpinan sidang, dimana dalam forum tersebut terbentuknya Komisi Palestina APA.

Artikel ini ditulis oleh:

Editor: Sandi Setyawan

Tinggalkan Balasan