BMKG memperkirakan awal musim kemarau akan tiba pada Mei hingga Juli sehingga pada peralihan musim atau pancaroba, masyarakat diminta mewaspadai hujan lebat disertai angin kencang. AKTUAL/Munzir

Cilacap, Aktual.com – Pengamat cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Cilacap Rendi Krisnawan mengatakan bahwa Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Jawa Tengah bagian selatan khususnya Kabupaten Cilacap dan sekitarnya akan segera memasuki masa pancaroba.

“Masa pancaroba atau masa transisi dari musim kemarau menuju musim hujan di wilayah Jateng bagian selatan khususnya Kabupaten Cilacap dan sekitarnya diprakirakan akan berlangsung pada pertengahan bulan September hingga pertengahan bulan Oktober 2019,” katanya di Cilacap, Senin (2/9).

Dengan demikian, kata dia, awal musim hujan di sebagian besar Kabupaten Cilacap diprakirakan akan berlangsung pada pertengahan bulan Oktober.

Ia mengakui jika awal musim hujan di sebagian besar Kabupaten Cilacap mundur dua hingga tiga dasarian (satu dasarian sama dengan 10 harian, red.) dari prakiraan sebelumnya yang diprakirakan akan berlangsung mulai awal bulan Oktober karena berdasarkan pengamatan curah hujan pada bulan Agustus rata-rata masih kurang dari 10 milimeter per dasarian.

Bahkan, kata dia, curah hujan pada dasarian pertama bulan September hingga dasarian pertama bulan Oktober atau selama masa pancaroba diprakirakan masih berkisar 0-10 milimeter per dasarian.

Lebih lanjut, Rendi mengatakan berdasarkan prakiraan awal musim hujan tahun 2019-2020 yang dikeluarkan BMKG Stasiun Klimatogi Semarang khususnya untuk wilayah Jateng selatan, awal musim hujan di sebagian besar wilayah Cilacap diprakirakan mundur dua dasarian.

(Abdul Hamid)